Kemendagri Ajak Pegawai Refleksikan Makna Sumpah Pemuda di Hari ke-97

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 Tahun 2025. Upacara yang dilaksanakan penuh khidmat tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai di lingkungan Kemendagri, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Prosesi tersebut berlangsung di Plaza Gedung A Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Dalam amanatnya membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Direktur Jenderal (Dirjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Teguh Setyabudi mengajak jajaran pegawai untuk merefleksikan kembali makna Sumpah Pemuda. Menurutnya, peristiwa yang berlangsung pada 1928 itu memberikan pelajaran tentang pentingnya sikap berani yang diiringi tindakan nyata. Apalagi, pada masa silam para pendahulu bangsa telah mengorbankan darah dan nyawa.

“Hari ini tugas kita berbeda. Kita tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Namun semangatnya tetap sama: Indonesia harus berdiri tegak. Indonesia tidak boleh kalah,” ujar Teguh membacakan sambutan tersebut.

Ia menambahkan, saat ini zaman telah berubah dan bergerak cepat. Namun, seluruh elemen bangsa tidak boleh takut, karena di setiap sudut kampung dan kota masih ada anak muda Indonesia yang jujur, tangguh, dan berani. Modal itulah yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

Ia menekankan, Indonesia membutuhkan sosok pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati serta mencintai tanah air melalui tindakan nyata. Dengan kekuatan tersebut, pemuda dapat terus berdiri tegak ketika tantangan menghadang.

“Seperti yang selalu dinyatakan dan dicerminkan oleh Bapak Presiden, ‘Jangan takut bermimpi besar, jangan takut gagal. Kalian bukan pelengkap sejarah, kalian adalah penentu sejarah berikutnya’,” kata dia.

Teguh berpesan agar api perjuangan Sumpah Pemuda dapat terus dijaga oleh para pemuda. Ia mengajak para peserta upacara untuk membuktikan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang besar. Selain itu, Indonesia juga harus menjadi bangsa yang kuat, adil, makmur, dan disegani dunia.(nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja
Integrasi Madrasah hingga Kampus, Kemenag Perkuat Ekosistem UIII di Depok
Pemulihan Pascabencana Sumatera Tunjukkan Kekuatan Gotong Royong Nasional
Ratusan Jembatan Dibangun, Konektivitas Daerah Terdampak Bencana Berangsur Pulih
Kunjungan ke Bank Sumut, Wamendagri Bima Arya Paparkan Strategi Penguatan BUMD Nasional
Mendagri Tito Karnavian: Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pascabencana Terus Dikebut
Wamendagri Akhmad Wiyagus: Praja IPDN Harus Kuasai Teknologi Hadapi Era Digital
Halal Bihalal ASN, Menag Tekankan Pentingnya Melepas Beban Moral demi Kinerja Optimal

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 19:54 WIB

Integrasi Madrasah hingga Kampus, Kemenag Perkuat Ekosistem UIII di Depok

Rabu, 1 April 2026 - 16:44 WIB

Pemulihan Pascabencana Sumatera Tunjukkan Kekuatan Gotong Royong Nasional

Rabu, 1 April 2026 - 15:16 WIB

Ratusan Jembatan Dibangun, Konektivitas Daerah Terdampak Bencana Berangsur Pulih

Rabu, 1 April 2026 - 07:50 WIB

Kunjungan ke Bank Sumut, Wamendagri Bima Arya Paparkan Strategi Penguatan BUMD Nasional

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:06 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pascabencana Terus Dikebut

Berita Terbaru