JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAWAL Indonesia menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Sabtu (24/10/2026). Bertempat di Sare Hotel Yogyakarta, kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 17.00 WIB ini menjadi momentum untuk memperkuat visi, misi, serta menyatukan langkah para pengurus dalam menjalankan program organisasi.
Rakerda tersebut menjadi ruang konsolidasi bagi jajaran pengurus KAWAL Indonesia untuk memperdalam pemahaman tentang arah gerak organisasi sekaligus mendorong keterlibatan perempuan agar semakin aktif mengambil bagian dalam berbagai program yang berdampak bagi masyarakat.
Ketua Umum DPP KAWAL Indonesia, Sarlin Mataheru, S.Pd., M.Th., menegaskan bahwa rapat kerja ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan kesempatan untuk membangun kembali kesamaan visi, semangat, dan komitmen seluruh pengurus.
Menurut Sarlin, pemahaman terhadap visi dan misi organisasi menjadi hal penting agar setiap pengurus mengetahui alasan mereka bergabung, memahami tanggung jawabnya, serta mampu berkontribusi secara nyata.
“Supaya lebih tahu visi dan misi KAWAL, supaya perempuan boleh bisa mengambil bagian, berdampak dan mengerti, mengapa ada di KAWAL, mengapa menjadi pengurus KAWAL. Jadi menyatukan kembali langkah dan hati untuk mengambil bagian dalam program-program KAWAL, berdampak di masyarakat yang berjejaring atau bekerja sama dengan pemerintah dan stakeholder yang lain,” ujar Sarlin Mataheru saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Senin (26/10/2026).
Dalam pelaksanaan Rakerda tersebut, sejumlah tokoh turut mengambil bagian dalam memimpin dan mengawal jalannya agenda organisasi. Ketua Umum DPP KAWAL Indonesia memberikan motivasi terkait tujuan rapat kerja, sementara Ketua Bidang Organisasi, Yupiter Oke, berperan dalam penguatan organisasi.
Selain itu, Dr. Haryadi Baskoro hadir dalam kapasitasnya sebagai pengawas. Sementara itu, Onwin Hetharie, S.Th., M.Mis., menangani bidang Hubungan Antar Gereja dan Lembaga Kristiani.
Keterlibatan jajaran pengurus tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan peran masing-masing bidang dalam mendukung keberlangsungan program KAWAL Indonesia.
Lebih jauh, KAWAL Indonesia menempatkan jejaring dan kolaborasi sebagai bagian penting dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat. Kerja sama dengan pemerintah serta berbagai pemangku kepentingan diharapkan dapat memperluas jangkauan program dan menghadirkan manfaat yang lebih nyata.
Salah satu pesan penting yang mengemuka dalam Rakerda ini adalah dorongan agar perempuan tidak hanya menjadi bagian dari organisasi secara administratif, tetapi juga memahami peran, mengambil tanggung jawab, dan berani terlibat dalam pelaksanaan program.
Bagi KAWAL Indonesia, penguatan kapasitas pengurus perlu berjalan seiring dengan kesadaran akan tujuan organisasi. Dengan demikian, setiap anggota diharapkan mampu bergerak bersama, membangun kolaborasi, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.
Melalui Rakerda se-DIY ini, KAWAL Indonesia diharapkan semakin solid dalam menjalankan agenda organisasi, memperkuat sinergi antarpengurus, serta memperluas kemitraan dengan berbagai pihak.
Semangat menyatukan langkah dan hati menjadi pesan utama dalam kegiatan tersebut yaitu keberadaan organisasi harus diwujudkan melalui kerja nyata, partisipasi aktif, dan kontribusi yang dapat dirasakan masyarakat luas. (Aga)














