Karya Mahasiswa ISI Yogyakarta Hadirkan Platform Edukasi Sekuriti untuk PERURI

Jumat, 5 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, ‎BANTUL – Karya tugas akhir mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV), Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Seni Indonesia Yogyakarta kembali membuktikan bahwa desain tidak hanya menghasilkan karya visual menarik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan komunikasi publik pada institusi strategis negara.

Melalui Ujian Tugas Akhir periode Genap Tahun Akademik 2025/2026, mahasiswa DKV ISI Yogyakarta, Dimas Fawwaz Putra Arvian, menghadirkan inovasi berupa perancangan website katalog produk milik PERURI sebagai media informasi publik.

Karya bertajuk “Perancangan Website Katalog Produk PERURI sebagai Media Informasi Publik” tersebut lahir dari fakta bahwa sebagian besar masyarakat masih mengenal PERURI sebatas sebagai lembaga pencetak uang rupiah.

Padahal, PERURI kini telah berkembang menjadi perusahaan teknologi keamanan tinggi yang bergerak di bidang teknologi percetakan uang, percetakan sekuriti, keamanan digital, hingga teknologi pemerintahan.

“Masih banyak masyarakat yang belum mengetahui luasnya peran PERURI dalam menjaga keamanan dokumen negara dan ekosistem digital Indonesia,” ungkap Dimas dalam pemaparannya.

Melalui pendekatan desain komunikasi visual berbasis riset, Dimas merancang sebuah platform digital yang tidak hanya menampilkan katalog produk, tetapi juga berfungsi sebagai pusat informasi publik yang edukatif, interaktif, dan mudah diakses berbagai kalangan.

“Saya ingin menghadirkan media informasi yang lebih terbuka, mudah dipahami, dan relevan dengan kebiasaan masyarakat digital saat ini,” katanya.

Menurutnya, website tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai produk sekuriti yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Website yang dirancang menghadirkan sejumlah fitur inovatif, mulai dari katalog produk terstruktur, penjelasan fitur keamanan dokumen, visualisasi produk tiga dimensi (3D), simulasi pemesanan real-time, kalkulasi estimasi biaya, chatbot marketing, hingga fitur verifikasi.

“Seluruh fitur dirancang untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik sekaligus memperkuat literasi masyarakat terhadap dokumen-dokumen strategis negara,” jelas Dimas.

Dalam proses pengembangannya, Dimas menggabungkan metode Design Thinking dan Design Sprint melalui pendekatan hybrid.

Menurutnya, metode tersebut memungkinkan proses perancangan berlangsung secara human-centered atau berpusat pada kebutuhan pengguna.

“Pendekatan ini membuat solusi yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat sebagai pengguna informasi,” ujarnya.

Karya tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana mahasiswa DKV ISI Yogyakarta mampu berkontribusi terhadap isu strategis nasional melalui pendekatan desain komunikasi visual.

Di tengah percepatan transformasi digital, kemampuan menerjemahkan informasi yang kompleks menjadi pengalaman yang mudah dipahami masyarakat dinilai menjadi kompetensi yang semakin dibutuhkan.

“Desain memiliki peran penting sebagai jembatan antara institusi dan publik,” tegas Dimas.

‎Pelaksanaan Ujian Tugas Akhir DKV FSRD ISI Yogyakarta tahun ini juga menjadi bukti bahwa perguruan tinggi seni mampu melahirkan inovasi yang berdampak nyata.

Karya Dimas tidak hanya berhenti sebagai proyek akademik, tetapi berkembang menjadi instrumen edukasi publik, penguatan literasi digital, dan dukungan terhadap transformasi institusi strategis nasional.

Melalui karya-karya yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat, industri, dan negara, ISI Yogyakarta terus menegaskan perannya sebagai kampus seni yang menghasilkan kreativitas sekaligus solusi bagi pembangunan bangsa.(WAW)

Berita Terkait

Bulan Bung Karno, DPRD DIY Ajak Masyarakat Menghayati Pancasila Melalui Kirab
Sambut Hari Jadi Kota Yogyakarta, Umbulharjo Bergerak Ciptakan Kawasan yang ASRI
Gerakan Rakyat DIY Lengkapi Struktur Organisasi, In’amul Mustofa Optimistis Perkuat Konsolidasi
UWM Kupas Tuntas Manfaat Beasiswa Gratis serta Modernisasi Pertanahan Digital
Polemik Ijazah Belum Usai, SMAN 2 Yogja Jadi Perhatian Publik
Peristiwa Nahas di Turi Sleman, Dua Remaja Tenggelam dan Meninggal Dunia
Inovasi Pembiayaan Daerah Berbuah Prestasi, Banten Raih Penghargaan Kemendagri
UWM Diharapkan Mampu Bersaing di Kancah Internasional, GKR Bendara Tekankan Penguatan Kualitas

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:57 WIB

Bulan Bung Karno, DPRD DIY Ajak Masyarakat Menghayati Pancasila Melalui Kirab

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:18 WIB

Sambut Hari Jadi Kota Yogyakarta, Umbulharjo Bergerak Ciptakan Kawasan yang ASRI

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:31 WIB

Gerakan Rakyat DIY Lengkapi Struktur Organisasi, In’amul Mustofa Optimistis Perkuat Konsolidasi

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:46 WIB

UWM Kupas Tuntas Manfaat Beasiswa Gratis serta Modernisasi Pertanahan Digital

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:31 WIB

Karya Mahasiswa ISI Yogyakarta Hadirkan Platform Edukasi Sekuriti untuk PERURI

Berita Terbaru