Jogja Fashion Parade 2026 Jadi Wadah Apresiasi dan Promosi Karya Desainer Indonesia

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA — Jogja Fashion Parade (JFP) 2026 kembali digelar sebagai ajang peragaan busana berskala nasional yang menghadirkan desainer dari berbagai daerah di Indonesia. Event fashion tahunan ini akan berlangsung selama tiga hari, pada (6/2/26 – 8/2/26), bertempat di Sleman City Hall.

Founder Jogja Fashion Parade, Nyudi Dwijo Susilo, menyampaikan bahwa JFP merupakan event fashion show untuk semua kalangan yang dikemas secara profesional, dengan tujuan menjadi wadah apresiasi dan promosi karya desainer Indonesia.

“Jogja Fashion Parade adalah event fashion show untuk semua kalangan yang dikemas secara profesional, berisi parade desainer dari berbagai daerah di Indonesia,” ujar Nyudi.

Pada penyelenggaraan tahun ini, JFP mengusung tema “Vastra Prabha”. Tema tersebut dimaknai sebagai upaya menegaskan bahwa wastra Nusantara merupakan warisan budaya yang harus dilestarikan sekaligus dihadirkan secara relevan agar tetap dicintai oleh generasi masa kini.

Sebanyak 159 desainer dari berbagai wilayah di Indonesia dijadwalkan menampilkan karya terbaik mereka dalam 11 sesi parade fashion show. Koleksi yang ditampilkan mencakup busana anak, remaja, pria, hingga wanita, dengan sentuhan desain modern yang tetap berpijak pada kekayaan kain dan motif tradisional Nusantara.

Selain parade busana, Jogja Fashion Parade 2026 juga menghadirkan sejumlah program pendukung. Salah satu yang menjadi sorotan adalah konsep inklusivitas melalui keterlibatan plus size model dan mature model di atas runway. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menikmati exhibition UMKM yang menampilkan produk-produk kreatif lokal.

Melalui Jogja Fashion Parade, Nyudi berharap masyarakat semakin mencintai dan bangga mengenakan kain tradisional yang diolah dengan pendekatan modern.

“Pesan kami, ayo cintai budaya kita. Pakai kain tradisional yang diolah ke masa sekarang itu keren,” tegasnya.

Jogja Fashion Parade 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertunjukan busana, tetapi juga ruang edukasi, apresiasi budaya, serta penguatan industri fashion berbasis wastra Nusantara. (Aga)

Berita Terkait

Polresta Yogyakarta Tetapkan Ipda S sebagai Terduga Pelanggar Kasus Alun-Alun Kidul
Dinas Kebudayaan DIY Gelar Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXV 2026, Jadi Ruang Srawung Kebudayaan Nusantara
Kapal Penjaga Pantai Bertenaga Listrik, Inovasi Tim ERC UMY Raih Juara II KKI 2026
Mengenal Yunan Helmi, Produser dan Komposer Nasional di Balik Ratusan Karya Musik Indonesia
Oper Kredit Rumah Marak di Medsos, Perubahan Finansial hingga Pekerjaan Jadi Pemicu
Awarding Kotabaru Heritage Film Festival 2026, Tiga Kategori Film Warisan Budaya Umumkan Para Pemenang
Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta Sukses Gelar Kotabaru Heritage Film Festival 2026, Gaungkan Film Heritage dari Seluruh Indonesia
Lewat Design Thinking, KKN LeX UMY Dorong Inovasi Produk Lokal Hargorejo

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:18 WIB

Polresta Yogyakarta Tetapkan Ipda S sebagai Terduga Pelanggar Kasus Alun-Alun Kidul

Senin, 21 September 2026 - 18:38 WIB

Dinas Kebudayaan DIY Gelar Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia XXV 2026, Jadi Ruang Srawung Kebudayaan Nusantara

Senin, 21 September 2026 - 14:44 WIB

Kapal Penjaga Pantai Bertenaga Listrik, Inovasi Tim ERC UMY Raih Juara II KKI 2026

Senin, 21 September 2026 - 11:52 WIB

Mengenal Yunan Helmi, Produser dan Komposer Nasional di Balik Ratusan Karya Musik Indonesia

Senin, 21 September 2026 - 09:19 WIB

Oper Kredit Rumah Marak di Medsos, Perubahan Finansial hingga Pekerjaan Jadi Pemicu

Berita Terbaru

Dirjen Bimas Kemenag Abu Rokhmad mberi wejangan dalam sesi acara Pembinaan Penghulu dan Penyuluh se-Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Senin (21/9/2026). (Kemenag)

Nasional

Kemenag Minta Penghulu Cek Calon Pengantin, Cegah Nikah Siri

Selasa, 22 Sep 2026 - 22:56 WIB