Jangan Ada Elpiji 3 Kilo di Antara Kita, Pertamina Gelar Sidak

Senin, 24 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – PT Pertamina melalui anak usahanya, Pertamina Patra Niaga, mulai 1 Juni 2024 menerapkan sistem pendataan pengguna LPG 3 kg. Langkah ini dilakukan untuk memastikan subsidi bahan bakar tersebut tepat sasaran.

Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menjelaskan bahwa pencatatan pengguna LPG 3 kg akan beralih dari sistem logbook manual ke logbook digital melalui aplikasi berbasis website yang dinamakan Merchant Apps Pangkalan (MAP). “Sistem ini mengintegrasikan data dari Pertamina ke agen LPG, pangkalan, hingga konsumen, sehingga pemerintah dapat mengetahui profil konsumen dengan lebih jelas,” kata Ega di Jakarta, Minggu.

Ega menegaskan, pendataan ini bukan untuk mempersulit masyarakat, melainkan untuk memastikan bahwa hak masyarakat terhadap LPG 3 kg tetap terpenuhi. “Dengan langkah ini, kami dapat meminimalisir penyalahgunaan subsidi yang kerap terjadi karena perbedaan harga yang signifikan antara LPG bersubsidi dan non-subsidi,” jelasnya.

Pendataan dan sistem integrasi ini diharapkan dapat memastikan penggunaan elpiji 3 kg benar-benar tepat sasaran. “Pencatatan ini bertujuan untuk memberikan efektivitas terhadap sasaran masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai hak-hak masyarakat yang berhak justru diambil oleh mereka yang tidak berhak,” tegas Ega.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga terus memperbaiki pelayanan, terutama dalam memastikan ketepatan timbangan tabung gas. Selama seminggu terakhir, inspeksi mendadak (sidak) dilakukan di sejumlah daerah untuk memastikan pengisian tabung LPG sesuai takaran. Salah satu sidak dilakukan di Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) PT Sadikun, Cimahi, Jawa Barat, yang dihadiri oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan.

Zulkifli Hasan menilai kualitas dan kesesuaian isi tabung LPG 3 kg di SPPBE tersebut sudah baik dan aman untuk digunakan masyarakat Kota Cimahi. “Kami mengapresiasi langkah cepat Pertamina Patra Niaga dalam pengawasan pengisian LPG 3 kg untuk menjamin hak konsumen,” ujarnya.

Menurut Zulkifli, penggunaan LPG yang bermasalah dapat merugikan konsumen karena berkurangnya ukuran tabung gas. “Tabung gas yang berkarat dapat menyebabkan timbangannya berkurang. Tabung yang bermasalah harus diperbaiki terlebih dahulu sebelum digunakan,” katanya. (*)

Berita Terkait

The Art of Heroic Leadership Diluncurkan, Hadirkan Perspektif Baru Kepemimpinan di Era Kompleksitas
Karirhub Kemnaker Buka 81.171 Lowongan Kerja di 32.086 Perusahaan
Tim Masda Jabar dan BIN Bahas Penguatan Pendekatan Budaya da-lam Pembangunan SDM
Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif
Pameran Kayu Ara, Upaya Merawat Pengetahuan dan Warisan Arsitektur Lampung
Solois Tsaqib Rilis Single “Maju Satu Satu”, Suarakan Keberanian di Tengah Ketidakpastian
Duta Elok Persada Bawa DEPpreneur Berprestasi Jelajahi Thailand Lewat DEP Extravaganza 10
Kasus Gas Portable: LBH Peradi Profesional Bakal Laporkan Penyidik ke Propam Polri atas Dugaan Pelanggaran HAM

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 08:07 WIB

The Art of Heroic Leadership Diluncurkan, Hadirkan Perspektif Baru Kepemimpinan di Era Kompleksitas

Minggu, 13 September 2026 - 09:55 WIB

Karirhub Kemnaker Buka 81.171 Lowongan Kerja di 32.086 Perusahaan

Sabtu, 12 September 2026 - 09:30 WIB

Tim Masda Jabar dan BIN Bahas Penguatan Pendekatan Budaya da-lam Pembangunan SDM

Sabtu, 12 September 2026 - 09:22 WIB

Dua Tahun Prabowo: Antara Negara Kuat dan Pemerintahan Efektif

Sabtu, 12 September 2026 - 08:39 WIB

Pameran Kayu Ara, Upaya Merawat Pengetahuan dan Warisan Arsitektur Lampung

Berita Terbaru