Minggu, 1 Maret 2026

Sebagian kotabTeherannporwk poranda akibat serangan Israel-AS ke Iran, Sabtu (28/3/2026). (Anadolu)
Militer Israel menyatakan sistem pertahanan udara mereka segera diaktifkan untuk merespons ancaman yang datang. Warga diminta mengikuti arahan resmi otoritas keamanan.
“Masyarakat diminta untuk mengikuti instruksi Komando Front Dalam Negeri,” demikian pernyataan militer Israel yang dikutip dari Al Jazeera, Sabtu.
Menurut militer Israel, angkatan udara mereka tengah melakukan operasi pencegatan terhadap sejumlah proyektil yang terdeteksi memasuki wilayah udara Israel.
“Saat ini, Angkatan Udara Israel sedang beroperasi untuk mencegat dan menyerang ancaman di mana diperlukan guna menghilangkan ancaman tersebut,” ujar pernyataan resmi militer Israel.
Di Teheran, pernyataan keras disampaikan pejabat tinggi Iran. Kepala Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan respons atas aksi militer sebelumnya yang menargetkan wilayah Iran.
“Kami telah memperingatkan kalian!” kata Azizi dalam pernyataan terpisah. “Sekarang kalian telah memulai jalan yang ujungnya tidak lagi berada di bawah kendali kalian.”
Sebelumnya pada Sabtu pagi waktu setempat, Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan serangan udara ke sejumlah titik di Iran. Ledakan terdengar di berbagai sudut ibu kota Teheran, disertai kepulan asap yang terlihat jelas oleh warga.
Belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat kerusakan akibat rangkaian serangan dan balasan tersebut. Namun eskalasi terbaru ini menambah panjang daftar konfrontasi terbuka antara Iran dan Israel yang dalam beberapa waktu terakhir kian intens, sekaligus meningkatkan kekhawatiran komunitas internasional terhadap potensi meluasnya konflik di kawasan. (Sputnik/ihd)
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Selasa, 15 September 2026 - 20:44 WIB
Arab Saudi Keluarkan Peringatan Darurat di Tengah Ketegangan dengan HouthiKamis, 10 September 2026 - 18:29 WIB
Trump Janji Berikan 5.000 Dolar bagi Tiap Warga AS Kalau Menang PemiluRabu, 2 September 2026 - 15:52 WIB
Wakil Menteri Keuangan Juda Agung Dorong Reformasi Pro-Pertumbuhan dalam Pertemuan G20 FMCBGJumat, 28 Agustus 2026 - 07:55 WIB
Wali Nanggroe Dirawat di Penang, Mendagri Bawa Salam dan Doa PresidenSenin, 3 Agustus 2026 - 17:02 WIB
Iran Bantah Berunding dengan AS, Gandeng Oman Buka Jalur Aman di Selat HormuzBerita Terbaru

UMY
Konflik Houthi di Laut Merah, Pakar UMY Ungkap Dampaknya bagi Harga Minyak dan Ekonomi Indonesia
Kamis, 17 Sep 2026 - 10:07 WIB

UMY
PISA 2025 Indonesia, Pakar UMY Soroti Kesenjangan Kebijakan dan Praktik di Kelas
Kamis, 17 Sep 2026 - 10:00 WIB

Nasional
Kemnaker-KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Dukung Pelindungan Ozon
Kamis, 17 Sep 2026 - 09:13 WIB

Jakarta
Perkuat Kepercayaan Investor, Indonesia-China Gelar Forum Teknologi Kota Digital
Kamis, 17 Sep 2026 - 09:07 WIB

Bekasi
Sepanjang Tahun 2026 Wali Kota Bekasi Berhentikan 24 ASN Akibat Indisipliner
Kamis, 17 Sep 2026 - 08:43 WIB

