IGRC Klaim Serang Markas Pertahanan Israel, Konflik Makin Tereskalasi

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ledakan akibat serangan rudal Iran ke Tel Aviv, Israel (28/2/2026). (Xinhua/Chen Junqing)

Ledakan akibat serangan rudal Iran ke Tel Aviv, Israel (28/2/2026). (Xinhua/Chen Junqing)

Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita Fars News Agency, IRGC menyebut sasaran serangan mencakup sejumlah infrastruktur strategis di wilayah Israel. Lokasi yang disebut antara lain kawasan Bnei Brak, instalasi militer di Petah Tikva yang berada di timur laut Tel Aviv, serta pusat militer di Galilea Barat.

IRGC juga mengklaim lebih dari 680 personel Amerika Serikat dan Israel tewas atau terluka sejak awal pecahnya konflik terbuka dengan Iran. Klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Sebelumnya, pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Serangan itu disebut menimbulkan kerusakan infrastruktur serta korban sipil.

Televisi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, gugur dalam rangkaian serangan tersebut. Informasi itu memicu gelombang reaksi keras dari otoritas Iran dan meningkatkan tensi geopolitik di kawasan.

Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan rudal balasan ke sejumlah wilayah Israel dan fasilitas militer Amerika Serikat di Timur Tengah. Situasi keamanan regional pun kian memanas, dengan potensi meluasnya konflik ke negara-negara lain di kawasan. (Sputnik/OANA/ihd)

Berita Terkait

Iran Bantah Berunding dengan AS, Gandeng Oman Buka Jalur Aman di Selat Hormuz
Serangan Israel Berlanjut, Delapan Warga Gaza Tewas di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata
AS Dituding Langgar Kesepahaman, Iran Bantah Ada Perundingan dengan Washington
Delegasi Indonesia, UMJ Press dan APPTIMA Hadiri International Publishers Congress 2026 di Kuala Lumpur
Jerman Undang Tenaga Kerja Indonesia untuk Berkarier, Belajar, dan Menetap
UMY Perkokoh Reputasi Internasional dengan Menjalin Kemitraan Strategis di Laos
Jelang Pemakaman Khamenei, Militer Iran Peringatkan AS dan Israel agar Tak Picu Eskalasi
IRGC Klaim Serang Basis Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Diplomasi Iran-AS Kembali Teruji

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:02 WIB

Iran Bantah Berunding dengan AS, Gandeng Oman Buka Jalur Aman di Selat Hormuz

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:19 WIB

Serangan Israel Berlanjut, Delapan Warga Gaza Tewas di Tengah Kesepakatan Gencatan Senjata

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:17 WIB

AS Dituding Langgar Kesepahaman, Iran Bantah Ada Perundingan dengan Washington

Minggu, 5 Juli 2026 - 07:13 WIB

Delegasi Indonesia, UMJ Press dan APPTIMA Hadiri International Publishers Congress 2026 di Kuala Lumpur

Sabtu, 4 Juli 2026 - 08:58 WIB

Jerman Undang Tenaga Kerja Indonesia untuk Berkarier, Belajar, dan Menetap

Berita Terbaru