Identifikasi Korban Bencana Sumbar Dikebut, 20 Jenazah Berhasil Terverifikasi

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Padang — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sumatera Barat bekerja tanpa henti selama hampir 13 jam dalam penanganan korban bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Kamis (27/11). Hingga Sabtu siang, jumlah korban meninggal tercatat 22 orang, dengan 20 jenazah telah teridentifikasi.

Kabid Humas Polda Sumbar Susmelawati Rosya menjelaskan, proses identifikasi dilakukan di tiga lokasi berbeda: Kota Padang, RS Bhayangkara Padang, dan RSUD dr Rasyidin Padang. Selain itu, identifikasi juga berlangsung untuk korban dari wilayah Bukittinggi, Agam, Padang Pariaman, serta Pasaman Barat.

Identifikasi di Kota Padang dan RS Bhayangkara

Di wilayah Kota Padang, dua korban meninggal langsung diambil pihak keluarga di lokasi bencana. Keduanya ialah Najwa Putri Andira, bayi berusia 2,5 bulan, serta Mardalena, 65 tahun. Keduanya teridentifikasi melalui data sekunder.

Posko DVI RS Bhayangkara Padang menerima delapan jenazah, enam di antaranya telah teridentifikasi melalui pemeriksaan sidik jari. Mereka adalah Yerna Wilis (57), Selvi Marta Putri (20), Agung Purnomo (35), Reki Saputra (38), Robby Handaryo (41), dan Junimar (52).

Identifikasi di RSUD dr. Rasyidin

Tiga jenazah yang diterima Posko DVI RSUD dr Rasyidin juga telah dikenali melalui data sekunder dan keterangan keluarga. Ketiganya yakni Roni Syaputra (42), Syamsul Kamaruddin (72), dan Aidil Putra (sekitar 13 tahun). Lima korban lainnya kini menjalani perawatan intensif.

Korban dari Bukittinggi, Agam, dan Daerah Lain

Di wilayah Bukittinggi dan Agam, delapan korban meninggal sudah teridentifikasi, mayoritas berasal dari Jorong Toboh, Malalak Timur. Sementara itu, di Padang Pariaman, satu korban atas nama Evi Yulia Susanti (52) telah terverifikasi identitasnya. Dari Pasaman Barat, korban bernama Roki Hidayat (13) dikenali oleh keluarga.

Secara keseluruhan, dari 22 korban meninggal, 20 telah teridentifikasi—terdiri dari 9 perempuan dan 11 laki-laki. Dua korban lainnya, masing-masing seorang perempuan dan seorang anak laki-laki, masih dalam proses identifikasi.

Pencarian Korban Hilang Terus Diperkuat

Selain korban meninggal, sebanyak 10 warga masih dinyatakan hilang, terdiri dari empat perempuan, lima laki-laki dewasa, dan satu anak laki-laki. Pencarian dilakukan oleh tim gabungan SAR Polri, BPBD, TNI, relawan, serta masyarakat.

“Proses identifikasi terus dikebut demi kepastian keluarga. Setiap korban harus kita identifikasi seakurat mungkin. Ini bukan hanya soal data, tetapi tentang memberikan jawaban bagi keluarga yang menunggu,” ujar Susmelawati Rosya.

Imbauan Kewaspadaan Musim Hujan

Polda Sumbar mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim hujan, terutama menghindari kawasan rawan longsor dan aliran sungai saat hujan deras.

Operasi identifikasi korban dan pencarian warga hilang masih berlangsung. Polda Sumbar menyatakan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik dalam penanganan bencana dan tugas kemanusiaan. (ihd)

Berita Terkait

Amphibi Pertanyakan Penghargaan Internasional untuk ‘Ratu Sampah’
4.000 Warga Kabupaten Agam Mengungsi, Kerusakan Meluas di 11 Kecamatan
Korban Tewas 303 Orang, Banjir dan Longsor di Tiga Provinsi Sumatera
Kerugian Infrastruktur Padang Tembus Rp202,8 Miliar, Enam Jembatan Terputus
Bencana Sumatera Jadi Alarm Perbaikan Tata Kelola Hutan
1.829 Warga Mengungsi, Medan Tetapkan Status Tanggap Darurat Banjir
Pencarian 85 Warga Hilang di Sumbar Dikebut, Bantuan Udara Terus Mengalir
Pemkot Yogyakarta Salurkan Bantuan bagi Warga Korban Kebakaran

Berita Terkait

Senin, 29 Desember 2025 - 08:02 WIB

Amphibi Pertanyakan Penghargaan Internasional untuk ‘Ratu Sampah’

Minggu, 30 November 2025 - 09:48 WIB

4.000 Warga Kabupaten Agam Mengungsi, Kerusakan Meluas di 11 Kecamatan

Minggu, 30 November 2025 - 08:10 WIB

Korban Tewas 303 Orang, Banjir dan Longsor di Tiga Provinsi Sumatera

Minggu, 30 November 2025 - 08:01 WIB

Kerugian Infrastruktur Padang Tembus Rp202,8 Miliar, Enam Jembatan Terputus

Sabtu, 29 November 2025 - 23:41 WIB

Bencana Sumatera Jadi Alarm Perbaikan Tata Kelola Hutan

Berita Terbaru

Petugas pada Kejaksaan Agung menggiring tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam kegiatan ekspor crude palm oil (CPO) dan produk turunannya tahun 2022–2024 di Gedung Jampidsus Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (10/2/2026). (KM)

HUKUM

Rekayasa HS Code Jadi Modus Penyimpangan Ekspor CPO

Selasa, 10 Feb 2026 - 23:44 WIB