Senin, 17 November 2025

Erling Haaland lega bisa membawa Norwegia mengakhiri penantian 28 tahun oolos ke Piala Dunia. (Anadolu via Getty Images)
Kemenangan besar atas Italia, juara Eropa 2020, menjadi penegasan kebangkitan Norwegia –tim yang pernah diasosiasikan dengan kedisiplinan dan organisasi pertahanan pada era 1990-an. Berbeda dengan generasi sebelumnya, Norwegia kini bergantung pada mesin gol paling eksplosif di Eropa. Haaland, 25 tahun, menyumbang 16 gol dari delapan laga kualifikasi, kontribusi yang menempatkannya dalam jajaran penyerang paling produktif dalam sejarah babak kualifikasi Eropa.
Di San Siro, Haaland kembali menunjukkan efektivitas yang selama ini menjadi ciri khasnya: bergerak cepat di ruang sempit, menyelesaikan peluang tanpa ragu. “Ini tentang masuk ke situasi di mana saya bisa mencetak gol, dan saya berhasil melakukannya dua kali hari ini. Rasanya gila,” katanya. Ia tahu bahwa setiap sentuhan tidak hanya mengubah jalannya pertandingan, tetapi juga membuka peluang baru bagi negara yang lama terpinggirkan dari pesta sepak bola terbesar dunia.
Kemenangan besar di Milan juga memperlihatkan sisi lain dari Norwegia: kemampuan tampil agresif dan sulit ditebak. “Fakta bahwa kami bisa datang ke sini dan menang 4-1 menunjukkan bahwa kami agak sulit ditebak,” ujar Haaland. Pernyataan itu mencerminkan optimisme baru dalam skuad asuhan Ståle Solbakken –suatu keyakinan bahwa Norwegia bukan lagi sekadar tim pekerja keras, tetapi kini hadir sebagai kekuatan ofensif dengan identitas yang lebih modern.
Bagi Norwegia, lolos ke Piala Dunia 2026 bukan hanya soal mengakhiri penantian panjang. Ini adalah momentum generasi emas yang selama bertahun-tahun hanya menjadi wacana: Haaland, Martin Ødegaard, dan sejumlah talenta muda lain yang kini mencapai kematangan. Dan bagi Haaland sendiri, pencapaian itu menjadi jawaban atas ekspektasi besar yang selalu memayungi setiap langkahnya.
“Saya bangga. Ini sungguh fantastis,” tuturnya. Dalam satu malam, ia bukan hanya memastikan tiket Piala Dunia—ia memulangkan kembali kepercayaan sebuah bangsa kepada tim nasionalnya. (ihd)
Berita Terkait
Berita Terbaru
Berita Terkait
Senin, 23 Maret 2026 - 13:32 WIB
Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 GP Brasil, KONI Dorong Pembinaan Balap Lebih TerstrukturMinggu, 15 Maret 2026 - 05:42 WIB
Alwi Farhan ke Final Swiss Open, Peluang Indonesia Juara Tunggal TerbukaMinggu, 15 Maret 2026 - 05:12 WIB
Tundukkan Everton Lewat Dua Gol Akhir Gyökeres dan Dowman, Arsenal Kokoh di Puncak Liga InggrisSabtu, 28 Februari 2026 - 17:05 WIB
Pekan Ke-24 BRI League Super: Persebaya Tantang Persib, Persija Hadapi BorneoMinggu, 22 Februari 2026 - 23:41 WIB
Mac Allister Jadi Penentu di Menit 90+7, Liverpool F.C. Tekuk Nottingham Forest F.C. 1-0Berita Terbaru

Yogyakarta
Penarikan Retribusi di Pasar Bitingan Disorot, Pedagang Minta Transparansi
Sabtu, 28 Mar 2026 - 11:19 WIB

jawa tengah
Bos HS Rokok Umumkan 150 Paket Umroh Gratis dalam Acara Halal Bihalal di Magelang
Jumat, 27 Mar 2026 - 23:41 WIB

Bali
Audiensi dengan Bupati, SMSI Tabanan Usulkan Program Literasi Jurnalistik ASN
Jumat, 27 Mar 2026 - 21:32 WIB

Nasional
Pendataan Jadi Kunci, Mendagri Tegaskan Bantuan Bergantung pada Klasifikasi Kerusakan
Jumat, 27 Mar 2026 - 20:53 WIB

Palembang
Finalisasi Program Strategis Nasional, Sumsel Siapkan Penguatan Implementasi di Daerah
Jumat, 27 Mar 2026 - 20:44 WIB

