JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat menandai babak baru perjalanan politiknya dengan mendeklarasikan diri sebagai partai politik. Perubahan status tersebut sekaligus menegaskan orientasi politik organisasi yang selama ini dikenal sebagai gerakan relawan dan basis pendukung tokoh tertentu dalam kontestasi nasional.
Dalam momentum konsolidasi nasional itu, Gerakan Rakyat secara terbuka menyatakan arah perjuangan politiknya ke depan. Organisasi ini menyebut mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai figur yang diharapkan mampu memimpin Indonesia pada masa mendatang.
Pernyataan tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat 2026 yang digelar di Jakarta, Minggu (18/1/2026). Forum ini menjadi ajang penegasan identitas politik sekaligus penentuan garis strategis organisasi setelah bertransformasi menjadi partai politik.
Ketua Umum Gerakan Rakyat Sahrin Hamid mengatakan, Gerakan Rakyat menaruh harapan agar Anies Baswedan dapat menjadi Presiden Republik Indonesia.
“Kami berharap pemimpin nasional ke depan adalah Anies Baswedan,” ujar Sahrin.
Ia menegaskan, Anies Baswedan menjadi poros utama arah perjuangan politik Gerakan Rakyat ke depan.
“Dalam kondisi apa pun, arah perjuangan Gerakan Rakyat jelas, yaitu Anies Baswedan,” kata Sahrin. (ihd)













