Garuda Muda Takluk dari Zambia, Awal Sulit di Piala Dunia U-17 2025

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ekspresi para pemain Timnas Indonesia setelah dikalahkan oleh Zambia 1-3 dalam laga Piala Dunia U-17 2025. (Jennus)

Ekspresi para pemain Timnas Indonesia setelah dikalahkan oleh Zambia 1-3 dalam laga Piala Dunia U-17 2025. (Jennus)

JENDELANUSANTARA.COM,Doha, Qatar — Langkah awal Timnas U-17 Indonesia di Piala Dunia U-17 2025 harus tertatih. Skuad asuhan Nova Arianto menyerah 1-3 dari Zambia dalam laga pembuka Grup H yang digelar di Lapangan 7 Aspire Zone, Doha, Selasa (4/11/2025) waktu setempat.

Indonesia sempat mengawali pertandingan dengan penuh semangat dan bahkan unggul lebih dahulu melalui gol Zahaby Gholy pada menit ke-12. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama setelah Zambia bangkit lewat dua gol Abel Nyirongo pada menit ke-35 dan ke-37, serta tambahan satu gol dari Lukonde Mwale pada menit ke-42.

Menurut catatan resmi FIFA, hasil ini menempatkan Indonesia di peringkat ketiga klasemen sementara Grup H tanpa poin. Adapun Zambia menempati posisi kedua dengan tiga poin, di bawah pemuncak klasemen yang belum memainkan pertandingan kedua.

Zambia tampil agresif sejak awal. Bahkan mereka sempat membobol gawang Dafa Algasemi melalui Mapalo Simute, tetapi gol dianulir karena offside setelah tinjauan FVR (Football Video Support). Indonesia kemudian mencoba menekan balik lewat sepakan jarak jauh Lucas Lee, namun bola masih mampu ditepis kiper Zambia, Christo Chitambala.

Gol pembuka Indonesia hadir setelah Gholy memanfaatkan bola muntah di kotak penalti Zambia. Akan tetapi, Zambia membalas cepat lewat dua gol Nyirongo yang memanfaatkan umpan matang dari Kelvin Chipelu. Menjelang turun minum, Chipelu kembali menjadi kreator gol ketiga Zambia yang diselesaikan oleh Mwale.

Memasuki babak kedua, Garuda Muda berusaha memperkecil ketertinggalan. Peluang emas sempat didapat Mierza Firjatullah dan Evandra, tetapi keduanya gagal menaklukkan Chitambala. Tendangan keras Rafi Rasyiq pada menit-menit akhir juga hanya membentur tiang gawang.

Hingga peluit panjang berbunyi, Indonesia belum mampu menambah gol. Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Nova Arianto dan anak asuhnya yang akan menghadapi pertandingan berikutnya dengan tekanan lebih besar untuk menjaga peluang lolos ke babak 16 besar. (ihd)

Berita Terkait

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 GP Brasil, KONI Dorong Pembinaan Balap Lebih Terstruktur
Alwi Farhan ke Final Swiss Open, Peluang Indonesia Juara Tunggal Terbuka
Tundukkan Everton Lewat Dua Gol Akhir Gyökeres dan Dowman, Arsenal Kokoh di Puncak Liga Inggris 
Pekan Ke-24 BRI League Super: Persebaya Tantang Persib, Persija Hadapi Borneo
Mac Allister Jadi Penentu di Menit 90+7, Liverpool F.C. Tekuk Nottingham Forest F.C. 1-0
Ronaldo Komitmen Tetap di Al Nassr, Bawa Tim Puncaki Klasemen Liga Arab Saudi
Debut Maarten Paes dengan Ajax Tahan Imbang NEC Nijmegen
Jaros Cedera, Kiper Timnas Indonesia Berpeluang Debut bersama Ajax di Eredivise

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 13:32 WIB

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 GP Brasil, KONI Dorong Pembinaan Balap Lebih Terstruktur

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:42 WIB

Alwi Farhan ke Final Swiss Open, Peluang Indonesia Juara Tunggal Terbuka

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:12 WIB

Tundukkan Everton Lewat Dua Gol Akhir Gyökeres dan Dowman, Arsenal Kokoh di Puncak Liga Inggris 

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:05 WIB

Pekan Ke-24 BRI League Super: Persebaya Tantang Persib, Persija Hadapi Borneo

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:41 WIB

Mac Allister Jadi Penentu di Menit 90+7, Liverpool F.C. Tekuk Nottingham Forest F.C. 1-0

Berita Terbaru