Forkopimda Wonosobo Waspadai Kenaikan Harga dan Potensi Kriminalitas Saat Ramadhan

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Wonosobo – Pemerintah Kabupaten Wonosobo bersama Forkopimda langsung bergerak memperkuat sinergi jelang Ramadhan 1447 H/2026 M.

Lewat coffee morning yang digelar Rabu (12/2/2026), jajaran pimpinan daerah kompak membahas strategi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan suci.

Selain itu, forum ini juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi lintas sektor.

Kasdim 0707/Wonosobo Mayor Arh Siswoto Nurharjo yang mewakili Dandim Letkol Inf Yoyok Suyitno menegaskan, momentum Ramadhan selalu diiringi peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Menjelang dan selama bulan suci Ramadhan, kebutuhan ekonomi meningkat, harga sembako dan barang kebutuhan lainnya biasanya naik.

‎”Hal ini bisa membawa dampak positif sekaligus negatif, termasuk potensi peningkatan angka kriminalitas,” ujar Mayor Siswoto.

Karena itu, TNI memastikan siap mempertebal pengamanan bersama Polri.

“Kami dari Kodim 0707/Wonosobo siap membantu memperkuat keamanan agar Kabupaten Wonosobo tetap aman dan kondusif, terutama menjelang Ramadhan tahun ini.

‎”Sehingga umat Muslim dapat melaksanakan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk,” tegasnya.

Bahkan, lanjut dia, patroli akan digencarkan di titik-titik rawan.

“Kita bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya agar tercipta kedamaian dan kenyamanan dalam pelaksanaan ibadah puasa,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Wonosobo H. Afif Nurhidayat, S.Ag. meminta seluruh unsur bergerak cepat membaca situasi.

“Melalui acara coffee morning ini, Forkopimda bisa saling silaturahmi dan cepat menyikapi situasi keadaan di Kabupaten Wonosobo dengan tanggap dan cepat,” kata Afif.

Ia menekankan pentingnya deteksi dini dan cegah dini agar potensi gangguan bisa diantisipasi sejak awal.

Tak hanya itu, Bupati juga menyoroti kasus peredaran uang palsu di Kecamatan Kertek.

“Terkait peredaran uang palsu yang sempat terjadi di Kecamatan Kertek, jangan sampai terulang lagi. Penanganan harus cepat agar tidak berulang di wilayah Kabupaten Wonosobo,” ingatnya.

Selain itu, ia meminta penertiban petasan selama Ramadhan.

“Peredaran petasan di bulan Ramadhan perlu ditertibkan lagi agar tidak mengganggu umat Muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa,” pungkasnya.(waw)

Berita Terkait

Eko Djumartono Jadi Sekda Kudus, Bupati Minta Tingkatkan Pelayanan Publik
Kasus Dugaan Penipuan Tanah, PT DYM Resmi Adukan Kepala Desa Mulyodadi ke Polda Jawa Timur
Gedung Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Segera Rampung untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Finishing Jembatan Stamelo: Akses Vital Wonosobo Segera Pulih
Batik Premium Oey Soe Tjoen: Nilai Tinggi, Regenerasi Masih Jadi PR
Parade Sewu Kupat Muria, Warisan Budaya yang Terus Dijaga Masyarakat
Bos HS Rokok Umumkan 150 Paket Umroh Gratis dalam Acara Halal Bihalal di Magelang
Pertemuan Tahunan ke-10 IKHROM Jadi Ajang Penguatan Kerukunan Keluarga Besar

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 13:12 WIB

Eko Djumartono Jadi Sekda Kudus, Bupati Minta Tingkatkan Pelayanan Publik

Rabu, 1 April 2026 - 08:32 WIB

Kasus Dugaan Penipuan Tanah, PT DYM Resmi Adukan Kepala Desa Mulyodadi ke Polda Jawa Timur

Senin, 30 Maret 2026 - 16:02 WIB

Gedung Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Segera Rampung untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan

Senin, 30 Maret 2026 - 12:20 WIB

Finishing Jembatan Stamelo: Akses Vital Wonosobo Segera Pulih

Senin, 30 Maret 2026 - 07:51 WIB

Batik Premium Oey Soe Tjoen: Nilai Tinggi, Regenerasi Masih Jadi PR

Berita Terbaru