Fokus Ekonomi Desa, Gubernur Lampung Dorong Pembangunan Berkelanjutan

Senin, 13 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri kegiatan Jabat Tangan Ride bertema GASPOOL (Gerak Anak Muda dan Sinergi Pembangunan Lampung) yang diselenggarakan oleh komunitas biker di Cafe Bun Kopi PKOR Way Halim, Bandar Lampung, Minggu (12/04/2026).

Pemerintah Provinsi Lampung mengapresiasi kegiatan yang digelar sebagai ajang silaturahmi sekaligus mempererat kebersamaan antarpecinta otomotif tersebut.

Dalam kesempatan itu, Gubernur memaparkan berbagai dinamika pembangunan di Provinsi Lampung, Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada tahun 2025 ditopang oleh sektor pertanian, khususnya komoditas padi, pjagung, dan singkong. Kenaikan harga komoditas tersebut berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, terutama di wilayah pedesaan.

“Ketika harga komoditas seperti padi, jagung, dan singkong meningkat, maka pendapatan masyarakat ikut meningkat. Hal ini yang terjadi pada tahun 2025,” ujar Gubernur.

Sebagai indikator peningkatan daya beli masyarakat, Gubernur mengungkapkan adanya kenaikan signifikan pada penjualan kendaraan bermotor di Provinsi Lampung, terutama di wilayah kabupaten.

“Peningkatan ini menjadi bukti bahwa daya beli masyarakat meningkat dan ekonomi daerah tumbuh,” tambahnya.

Gubernur optimis tren pertumbuhan ekonomi tersebut akan berlanjut pada tahun 2026, selama harga komoditas pertanian dan pangan tetap stabil atau meningkat.

Ia juga menegaskan bahwa arah kebijakan pembangunan saat ini difokuskan pada penguatan ekonomi desa sebagai fondasi utama pertumbuhan.

“Pertumbuhan saat ini lebih terasa di desa. Ke depan, setelah desa kuat, pertumbuhan akan merambat ke wilayah perkotaan,” jelasnya.

Selain itu, Gubernur juga menyinggung kebijakan pemutihan pajak kendaraan yang dilaksanakan pada tahun 2025. Kebijakan tersebut tidak hanya meringankan beban masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah guna mendukung pembangunan infrastruktur.

“Hasil program pemutihan pajak tahun 2025 akan digunakan untuk perbaikan jalan pada tahun 2026,” tegas Gubernur.

Lebih lanjut, Gubernur menekankan bahwa perbaikan infrastruktur tidak dapat ditunda karena memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dengan infrastruktur yang baik diharapkan akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat dan percepatan pembangunan daerah. (nrl)

Sumber : Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Berita Terkait

Semarak 1 Muharam 1448 H, TP PKK Lampung Santuni Anak Panti dan Perkuat Kepedulian Sosial
Lulusan Teknik Unila Didorong Jadi Agen Perubahan dan Penggerak Pembangunan
UMKM Lampung Naik Kelas, Toko Tapis Hadir Perluas Akses Pasar Digital
I Komang Koheri Ditunjuk sebagai Plt Bupati Lampung Tengah, SK Diserahkan Gubernur
Gubernur Lampung Pimpin Rakor Sekda, Fokus Perkuat Esensi Birokrasi dan Tata Kelola
Lampung Tingkatkan Kesiapsiagaan Zoonosis, Fokus Penguatan Penanganan Flu Burung
Jihan Nurlela Fokus Dorong Pengelolaan Sampah Berbasis TPS3R di Lampung
Pengendalian Inflasi Diperketat, Pemprov Lampung Waspadai Lonjakan Harga Pangan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:09 WIB

Semarak 1 Muharam 1448 H, TP PKK Lampung Santuni Anak Panti dan Perkuat Kepedulian Sosial

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:18 WIB

Lulusan Teknik Unila Didorong Jadi Agen Perubahan dan Penggerak Pembangunan

Kamis, 25 Juni 2026 - 14:31 WIB

UMKM Lampung Naik Kelas, Toko Tapis Hadir Perluas Akses Pasar Digital

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:11 WIB

I Komang Koheri Ditunjuk sebagai Plt Bupati Lampung Tengah, SK Diserahkan Gubernur

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:14 WIB

Gubernur Lampung Pimpin Rakor Sekda, Fokus Perkuat Esensi Birokrasi dan Tata Kelola

Berita Terbaru