Fasilitas Medis Tak Aman, Israel Berondong RS Indonesia di Gaza

Minggu, 18 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta Rumah Sakit Indonesia di Beit Lahiya, Gaza Utara, kembali menjadi sasaran militer Israel. Pasukan Israel mengepung rumah sakit tersebut dan menembaki siapa pun yang terlihat di dalam maupun di sekitar kawasan medis itu. Serangan terbaru ini memperburuk krisis kemanusiaan yang sudah sangat parah di Jalur Gaza.

Menurut sumber medis setempat, pada Minggu (18/5/2025), pesawat nirawak Israel menyerang unit perawatan intensif RS Indonesia, melukai seorang pasien yang berada dekat fasilitas tersebut. Situasi genting ini semakin menambah tekanan terhadap layanan medis yang tersisa di wilayah utara Gaza.

RS Al-Awda di Tel Al-Zaatar, wilayah timur kamp pengungsi Jabalia, mengalami kondisi serupa. Rumah sakit itu dilaporkan dalam keadaan kritis menyusul serangkaian serangan yang terus berulang.

Sementara itu, RS Lapangan Kuwait di Khan Younis, Gaza Selatan, mengumumkan penangguhan seluruh tindakan operasi sejak Sabtu. Keputusan itu diambil akibat kerusakan parah yang diakibatkan oleh pengeboman, termasuk lumpuhnya generator utama dan panel kendali listrik pusat rumah sakit tersebut.

Manajemen RS Lapangan Kuwait menegaskan bahwa mereka telah kehilangan kemampuan untuk memberikan layanan medis darurat. Mereka kembali mendesak organisasi internasional agar bertindak untuk melindungi fasilitas kesehatan dan memastikan penegakan hukum humaniter internasional, yang melarang serangan terhadap rumah sakit dan infrastruktur sipil lainnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dua hari sebelumnya menyatakan bahwa lebih dari 10.000 pasien, termasuk 4.500 anak-anak, di Jalur Gaza membutuhkan evakuasi medis mendesak. Namun, hingga kini, akses bantuan kemanusiaan dan perlindungan fasilitas medis masih jauh dari memadai.

Situasi ini menambah panjang daftar pelanggaran kemanusiaan yang terjadi selama konflik di Gaza, dan menyerukan kembali urgensi bagi dunia internasional untuk bertindak nyata dalam melindungi warga sipil serta fasilitas vital di wilayah konflik. (ihd)

Berita Terkait

Mahasiswa UGM Edukasi Warga Pokoh Kidul Wonogiri Waspada Penipuan Digital
Harga Cabai Rawit Melonjak, Tembus Rp67.350 per Kilogram
Sambut HUT RI, Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Hadir di Langkat
FJI Kecam Dugaan Konten Tukar Hafalan Al-Qur’an dengan Miras, Minta Polisi Bertindak Profesional
Bekasi Catat 83,10 Persen Pemuda Tak Merokok, Pemkot Dorong Lingkungan Sehat
Tanamkan Kepedulian Lingkungan Sejak Dini, AMPHIBI Gelar Penghijauan di SDN 013829 Ledong Timur
Puluhan Pelajar Wonosobo Ikuti Pembinaan Paskibra, Siap Jadi Teladan Generasi Muda
Konferensi Sungai Trawas Tuai Sorotan, Sejumlah Pihak Persoalkan Aspek Prosedural

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 09:51 WIB

Mahasiswa UGM Edukasi Warga Pokoh Kidul Wonogiri Waspada Penipuan Digital

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Harga Cabai Rawit Melonjak, Tembus Rp67.350 per Kilogram

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Sambut HUT RI, Festival Sepakbola Sugiat Santoso Cup Hadir di Langkat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:13 WIB

FJI Kecam Dugaan Konten Tukar Hafalan Al-Qur’an dengan Miras, Minta Polisi Bertindak Profesional

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Bekasi Catat 83,10 Persen Pemuda Tak Merokok, Pemkot Dorong Lingkungan Sehat

Berita Terbaru