Erick Thohir: Garuda Muda Harus Disiapkan Lebih Matang untuk Piala Dunia U-17

Selasa, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan untuk Tim Nasional Indonesia U-17 setelah tim tersebut tersingkir dari Piala Asia U-17 2025. Meski kalah 0-6 dari Korea Utara di babak perempat final, Senin (14/4/2025), Erick meminta publik tetap memberi dukungan moral kepada para pemain muda itu.

“Babak delapan besar memang berat. Lihat bagaimana Jepang kalah dari Arab Saudi lewat adu penalti. Lalu ada Uzbekistan yang konsisten di level junior dan senior. Model pembinaan seperti itu yang harus kita temukan agar bisa sejajar dengan Jepang, Korea Selatan, dan Uzbekistan,” ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas, Selasa (15/4/2025).

Menurut Erick, capaian timnas U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 melalui jalur kualifikasi patut diapresiasi. Sebelumnya, Indonesia tampil di Piala Dunia U-17 2023 sebagai tuan rumah. “Sekarang kita membuktikan bisa lolos melalui kualifikasi. Ini pencapaian nyata,” katanya.

Ia menambahkan, perjuangan para pemain tidak boleh dipandang sebelah mata. Beberapa di antaranya berasal dari keluarga sederhana dan harus bekerja keras demi bisa tampil di level nasional. “Jangan hukum mereka karena kalah. Mereka masih muda dan sudah mencetak prestasi besar. Ini patut dihargai sebagai pencapaian pribadi maupun keluarga,” ujarnya.

Erick juga menekankan bahwa PSSI akan memberi perhatian lebih dalam menyiapkan timnas U-17 menjelang Piala Dunia mendatang. Menurut dia, konsistensi pembinaan usia muda penting untuk menjaga prestasi di berbagai level kelompok umur, termasuk menuju Olimpiade yang kini membatasi jumlah peserta hanya 12 tim dengan batas usia di bawah 23 tahun.

“Kita harus memulai pembinaan lebih dini, lebih panjang, dan lebih ketat. Tantangannya tidak mudah, tetapi kita tidak boleh berhenti,” kata Erick.

Dengan evaluasi dan pembinaan yang berkesinambungan, Erick berharap Garuda Muda dapat tampil lebih matang dan kompetitif di Piala Dunia U-17 2025.

(ihd)

Berita Terkait

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 GP Brasil, KONI Dorong Pembinaan Balap Lebih Terstruktur
Alwi Farhan ke Final Swiss Open, Peluang Indonesia Juara Tunggal Terbuka
Tundukkan Everton Lewat Dua Gol Akhir Gyökeres dan Dowman, Arsenal Kokoh di Puncak Liga Inggris 
Pekan Ke-24 BRI League Super: Persebaya Tantang Persib, Persija Hadapi Borneo
Mac Allister Jadi Penentu di Menit 90+7, Liverpool F.C. Tekuk Nottingham Forest F.C. 1-0
Ronaldo Komitmen Tetap di Al Nassr, Bawa Tim Puncaki Klasemen Liga Arab Saudi
Debut Maarten Paes dengan Ajax Tahan Imbang NEC Nijmegen
Jaros Cedera, Kiper Timnas Indonesia Berpeluang Debut bersama Ajax di Eredivise

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 13:32 WIB

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 GP Brasil, KONI Dorong Pembinaan Balap Lebih Terstruktur

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:42 WIB

Alwi Farhan ke Final Swiss Open, Peluang Indonesia Juara Tunggal Terbuka

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:12 WIB

Tundukkan Everton Lewat Dua Gol Akhir Gyökeres dan Dowman, Arsenal Kokoh di Puncak Liga Inggris 

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:05 WIB

Pekan Ke-24 BRI League Super: Persebaya Tantang Persib, Persija Hadapi Borneo

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:41 WIB

Mac Allister Jadi Penentu di Menit 90+7, Liverpool F.C. Tekuk Nottingham Forest F.C. 1-0

Berita Terbaru