Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Perekonomian Indonesia menunjukkan kinerja solid pada triwulan I 2026 dengan pertumbuhan mencapai 5,61 persen (year-on-year). Capaian tersebut menandai akselerasi dibandingkan periode sebelumnya dan memperlihatkan ketahanan ekonomi nasional di tengah tekanan global yang masih berlanjut. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pertumbuhan tersebut tidak hanya memenuhi target, tetapi juga menunjukkan tren perbaikan yang konsisten.

“Di tengah gejolak dan tekanan perekonomian global yang tidak menentu, kita masih bisa tumbuh 5,61 persen, lebih tinggi dibandingkan triwulan keempat tahun lalu yang 5,39 persen,” ujar Menkeu dalam Konferensi Pers APBN KiTa Edisi April 2026 yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (5/5).

Menkeu menegaskan bahwa capaian ini mencerminkan keberhasilan kebijakan pemerintah dalam menjaga momentum ekonomi. Ia menyebut Indonesia mulai keluar dari pola pertumbuhan stagnan di kisaran 5 persen dan bergerak menuju laju yang lebih tinggi.

“Jadi clear sekali kita sudah bisa terlepas dari kutukan pertumbuhan 5 persen. Ekonomi sedang bergerak ke arah yang lebih cepat lagi,” kata Menkeu.

Dari sisi permintaan, aktivitas ekonomi dominan didorong oleh percepatan belanja pemerintah, serta peningkatan konsumsi rumah tangga dan investasi. Konsumsi rumah tangga meningkat menjadi 5,52 persen dengan kontribusi lebih dari separuh terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Hal ini menunjukkan daya beli masyarakat tetap terjaga. Selain itu, investasi (PMTB) juga tumbuh 5,96 persen, sementara belanja pemerintah melonjak signifikan hingga 21,81 persen, mencerminkan percepatan realisasi anggaran sejak awal tahun.

“Saya ingin dampak belanja pemerintah merata sepanjang tahun, ini mulai kelihatan. Di triwulan pertama tahun ini tumbuhnya 21,81 persen, lebih cepat dibanding dengan tahun lalu maupun tahun sebelumnya,” ujar Menkeu.

Di sisi produksi, sektor manufaktur mencatat pertumbuhan 5,04 persen, lebih tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Sektor perdagangan, pertanian, konstruksi, serta makanan dan minuman juga menunjukkan kinerja positif, menandakan aktivitas ekonomi yang semakin luas dan merata.

Menkeu menekankan bahwa pertumbuhan ini merupakan hasil desain kebijakan yang terintegrasi, baik melalui dorongan fiskal maupun penguatan sektor swasta. Pemerintah juga terus menjaga keseimbangan dengan memastikan inflasi tetap terkendali di level 2,4 persen.

Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat mesin pertumbuhan, baik dari sisi konsumsi domestik maupun sektor produksi. Berbagai stimulus tengah disiapkan, termasuk dukungan terhadap industri manufaktur dan program insentif kendaraan listrik untuk mendorong aktivitas ekonomi pada paruh kedua tahun ini.

“Pertumbuhan 5,61 persen bukan tiba-tiba saja terjadi, tetapi by design. Ke depan kita bisa teruskan itu sehingga kita bisa tumbuh lebih cepat,” tegas Menkeu.

Dengan fondasi yang kuat, pemerintah optimistis ekonomi Indonesia akan tetap tumbuh positif dan semakin resilien meskipun dihadapkan pada ketidakpastian global. (rel)

Sumber : Kemenkeu

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya: Tantangan Kepala Daerah Kini Semakin Kompleks dan Global
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Perempuan Indonesia Jadi Penggerak Pembangunan Nasional
Pemda Berprestasi Regional Kalimantan Diguyur Insentif hingga Rp3 Miliar
Kepala Daerah Berprestasi Dapat Insentif Fiskal hingga Rp3 Miliar dari Kemendagri
Ada BIB Kemenag 2026, Santri Bisa Kuliah S1-S2 Lebih Singkat
Mendagri Tito Karnavian Dorong Pemda Dukung Program Rumah MBR demi Pertumbuhan Ekonomi
BPHTB dan Retribusi PBG Dibebaskan, Pemerintah Genjot Program Rumah Murah untuk MBR
TP PKK dan Posyandu Didorong Perkuat Cakupan Imunisasi Anak di Sulawesi Selatan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 16:00 WIB

Wamendagri Bima Arya: Tantangan Kepala Daerah Kini Semakin Kompleks dan Global

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:55 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Dorong Perempuan Indonesia Jadi Penggerak Pembangunan Nasional

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:54 WIB

Pemda Berprestasi Regional Kalimantan Diguyur Insentif hingga Rp3 Miliar

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:34 WIB

Kepala Daerah Berprestasi Dapat Insentif Fiskal hingga Rp3 Miliar dari Kemendagri

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:24 WIB

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen di Tengah Gejolak Global

Berita Terbaru