Eko Suwanto: Data dan Riset Jadi Fondasi Kebijakan Publik di DIY

Kamis, 9 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto, mendorong pembentukan lembaga riset daerah layaknya Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di tingkat pusat.

‎Ia menegaskan, setiap kebijakan Pemda harus disusun berdasarkan hasil penelitian ilmiah dan data yang akurat agar keputusan pemerintah tidak lagi bersandar pada asumsi.

‎Eko menjelaskan, penguatan kelembagaan riset menjadi langkah penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan berbasis pengetahuan.

‎“Kita harus memperkuat kelembagaan yang melaksanakan tugas riset dan inovasi daerah. Di pusat ada BRIN, maka di daerah pun wajib ada,” ujarnya, Kamis (9/10/2025).

‎Ia juga menyoroti pentingnya pembangunan big data mikro di DIY yang memuat informasi detail, mulai dari balita, ibu hamil, lansia, hingga usia produktif.

‎“Dengan data yang lengkap, kebijakan akan lebih presisi dan sesuai target. Ini menjadi fondasi kebijakan publik yang kuat,” katanya menegaskan.

‎Selain kependudukan, sektor pertanian, kelautan, dan sosial budaya disebut juga memerlukan perhatian riset mendalam.

‎Eko menilai, penyusutan lahan pertanian sekitar 200 hektare per tahun serta potensi kelautan di selatan DIY perlu dikaji serius.

‎“Riset tidak hanya soal teknologi, tapi juga menjaga budaya seperti kuliner khas Jogja agar tetap lestari,” ucapnya.

‎Menutup pernyataannya, Eko mengingatkan bahwa DIY memiliki 14 potensi bencana, dari aktivitas Gunung Merapi hingga ancaman gempa megathrust.

‎“Di balik keindahan Jogja, ada potensi ancaman yang juga perlu riset dan edukasi masyarakat,” katanya.

‎Ia berharap pembentukan lembaga riset daerah dapat menghasilkan kebijakan yang adaptif, berbasis ilmu, dan berpihak pada keselamatan warga.(waw)

Berita Terkait

UMY Dorong Pembentukan Konselor Sebaya dalam Edukasi Kesehatan Remaja
Penyelenggaraan Haji 2026 di DIY Hadirkan Inovasi Sistem Hotel
DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Harmonis dalam Tata Kelola Pendidikan
Gejala Keracunan Muncul Sehari Setelah Konsumsi MBG di Jetis Bantul
Pemkab Bantul Lakukan Investigasi Kasus Dugaan Keracunan MBG
Program DAHSYAT dan Posyandu Dukung Penanganan Stunting di Condongcatur
Pansel Umumkan Hasil Verifikasi, Tujuh Calon Sekda Yogyakarta Lolos
DIY Perkuat Destinasi Inklusif Melalui Program Pariwisata Ramah Muslim

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:30 WIB

Penyelenggaraan Haji 2026 di DIY Hadirkan Inovasi Sistem Hotel

Rabu, 15 April 2026 - 13:23 WIB

DPD RI Tekankan Pentingnya Regulasi Harmonis dalam Tata Kelola Pendidikan

Rabu, 15 April 2026 - 11:25 WIB

Gejala Keracunan Muncul Sehari Setelah Konsumsi MBG di Jetis Bantul

Rabu, 15 April 2026 - 11:18 WIB

Pemkab Bantul Lakukan Investigasi Kasus Dugaan Keracunan MBG

Rabu, 15 April 2026 - 09:00 WIB

Program DAHSYAT dan Posyandu Dukung Penanganan Stunting di Condongcatur

Berita Terbaru