JENDELANUSANTARA.COM, Serang — Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Serang mulai menggencarkan program pembinaan qori dan qoriah secara terstruktur melalui sistem zonasi. Program ini resmi dimulai Sabtu, (10/4/2026) di Kantor Kecamatan Ciruas dalam kegiatan Pembinaan Kafilah Kabupaten Serang.
Ketua Harian LPTQ Kabupaten Serang, H. Budi Haryadi, S.H, mengatakan program tersebut menjadi langkah awal dalam menjaring potensi tilawah Quran dari tingkat desa hingga kecamatan.
“Ini merupakan pembinaan perdana yang dilakukan secara zonasi. Tujuannya untuk menggali potensi yang selama ini belum terfasilitasi dengan baik,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, kegiatan pembinaan akan dilaksanakan dalam lima zona dengan total 10 kali pertemuan. Puncak kegiatan direncanakan berlangsung di Pondok Pesantren BAI Mahdi Sholeh Ma’mun yang juga akan menjadi ajang seleksi lanjutan bagi peserta potensial.
Menurut Budi, program ini merupakan bentuk implementasi arahan Bupati Serang, Hj. Ratu Rachmatuzakiyah yang memiliki perhatian besar terhadap pengembangan tilawatil Quran di daerahnya.
“Beliau sangat mendukung karena memiliki latar belakang keluarga ulama. Ini menjadi motivasi bagi kita untuk serius melakukan pembinaan dari tingkat bawah,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, LPTQ menghadirkan pelatih berpengalaman, KH. Adli Azhari Nasution, yang dikenal sebagai ahli lagu tilawah tingkat nasional. Kehadiran pelatih diharapkan mampu meningkatkan kualitas peserta, terutama dalam penguasaan lagu yang menjadi aspek penting dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ).
“Tilawah tidak hanya soal suara, tetapi juga teknik dan variasi lagu. Ini yang terus kami kuatkan dalam pembinaan,” jelasnya.
Budi juga menyoroti pentingnya pembinaan berkelanjutan guna mencegah berkurangnya minat generasi muda di bidang tilawah Quran. Menurutnya, tanpa pembinaan yang serius, potensi suara bagus bisa beralih ke bidang lain di luar tilawah.
“Kabupaten Serang dikenal sebagai gudangnya qori. Namun tanpa pembinaan, potensi itu bisa hilang. Ini yang ingin kami jaga,” tegasnya.
Selain itu, LPTQ Kabupaten Serang juga menjalin kerja sama dengan Pondok Pesantren Al-Quran Muhamad Thoha Al – Fasyni untuk mendukung pembinaan intensif bagi peserta berbakat. Program ini difasilitasi melalui dukungan anggaran dari Pemerintah Kabupaten Serang.
“Peserta yang memiliki potensi unggul akan mendapatkan pembinaan lanjutan, bahkan direncanakan mengikuti program khusus secara intensif,” tandasnya.
Ke depan, LPTQ menargetkan adanya regenerasi qori yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. Tidak hanya tilawah, pengembangan juga akan diarahkan ke cabang lain seperti kaligrafi.
“Ini menjadi langkah strategis untuk menjaga tradisi Al-Quran di Kabupaten Serang sekaligus meningkatkan prestasi di ajang MTQ,” tuturnya.
(Yuyi Rohmatunisa)














