Penemuan Mengerikan di Sleman: Mayat Tanpa Kepala Tersangkut di Aliran Kali Konteng

Sabtu, 11 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, SLEMAN – Warga Padukuhan Pereng Kembang, Kalurahan Balecatur, Kapanewon Gamping digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa kepala di aliran Kali Konteng, Sabtu (11/4/2026).

‎Penemuan tersebut terjadi saat warga melakukan kerja bakti  pembersihan sampah dan bambu yang menyumbat jembatan menggunakan alat berat.

‎Lurah Balecatur, Andri Septiyanto, mengungkapkan bahwa penemuan mayat itu bermula saat petugas tengah melakukan normalisasi aliran sungai.

‎“Kejadian hari ini di Kali Konteng, Pereng Kembang. Kita membersihkan sampah-sampah dan bambu yang menyumbat di jembatan menggunakan ekskavator,” ujarnya, Sabtu (11/4/2026).

‎Namun, beberapa menit setelah proses penggalian dilakukan, operator alat berat menemukan sesuatu yang mencurigakan.

‎“Setelah beberapa menit digali pakai ekskavator, ditemukan layak yang kita belum tahu. Sampai saat ini kita belum tahu itu mayat siapa ataupun kenapa meninggalnya,” katanya.

‎Ia menambahkan, warga yang ikut menyaksikan proses pembersihan menjadi saksi awal penemuan tersebut.

‎“Pada saat dibongkar atau digali, ada warga yang melihat ada orang di situ. Jadi yang menemukan pertama kali ya petugas pembersihan, disaksikan masyarakat,” jelasnya.

‎Kapolsek Gamping AKP Bowo Susilo mengatakan, pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan.

‎“Petugas gabungan dari Polsek Gamping, Tim Inafis Polresta Sleman, serta tim medis Puskesmas Gamping 1 segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi,” ungkapnya.

‎Ia menyebut laporan masuk sekitar pukul 10.30 WIB setelah saksi melihat tubuh di tumpukan bambu.

‎Dari hasil identifikasi sementara, korban diketahui berinisial NR (70), warga Sidoarum, Godean.

‎“Jumat sekitar pukul 15.00 WIB korban keluar mencari rumput di sepanjang Kali Kotes saat kondisi banjir,” jelasnya.

‎Korban dilaporkan tidak kembali hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan tanpa kepala di Kali Konteng.

‎Hingga kini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan Polresta Sleman.

Berita Terkait

Pemerintah Kota Yogyakarta Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Temukan Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Walikota Yogyakarta Ajak Anak Muda Jadi “Pahlawan Ekonomi” di Momentum Hari Kebangkitan Nasional
Sosialisasi Hukum UWM Bahas Perlindungan Anak dan Pencegahan Pernikahan Dini
Refleksi Milad ke-109, ‘Aisyiyah Soroti Perdamaian dan Krisis Kemanusiaan Global
Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah: TK ABA Semesta Merupakan Hadiah Istimewa Milad ke-109 ‘Aisyiyah
Kegiatan Donor Darah di Condongcatur Berhasil Kumpulkan 50 Kantong Darah
Gotong Royong Warga Soropadan Dinilai Jadi Kekuatan Hadapi Perubahan Iklim
Unisa Yogyakarta Tegaskan Komitmen Dakwah Kemanusiaan pada Milad ke-109 ‘Aisyiyah

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:35 WIB

Pemerintah Kota Yogyakarta Dampingi Korban Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Temukan Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang

Rabu, 20 Mei 2026 - 15:25 WIB

Walikota Yogyakarta Ajak Anak Muda Jadi “Pahlawan Ekonomi” di Momentum Hari Kebangkitan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:25 WIB

Sosialisasi Hukum UWM Bahas Perlindungan Anak dan Pencegahan Pernikahan Dini

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:18 WIB

Refleksi Milad ke-109, ‘Aisyiyah Soroti Perdamaian dan Krisis Kemanusiaan Global

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:14 WIB

Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah: TK ABA Semesta Merupakan Hadiah Istimewa Milad ke-109 ‘Aisyiyah

Berita Terbaru