DPRD Kota Bekasi Desak DBMSDA Segera Serahkan Master Plan Drainase untuk Penanggulangan Banjir

Senin, 10 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Kota Bekasi, Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Alimudin, kesal dengan lambatnya penyerahan ‘masterplan’ drainase oleh Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi. Ia menegaskan pentingnya rencana induk ini dalam upaya penanggulangan banjir di wilayah tersebut.

“Sudah berkali-kali kami bahas dengan DBMSDA bahwa mereka sudah membuat ‘masterplan’. Tapi, saat kami minta datanya dan laporannya, sampai sekarang belum ada kejelasan,” ujar Alimudin dengan nada kecewa.

Menurutnya, ‘masterplan’ drainase merupakan amanah dari Peraturan Daerah (Perda) tentang Drainase yang telah digodok dan disahkan oleh DPRD Kota Bekasi. Keberadaan dokumen ini sangat penting sebagai pedoman dalam upaya pengawasan dan penanggulangan banjir.

“Kami di DPRD Kota Bekasi sangat membutuhkan ‘masterplan’ itu agar kami bisa menjalankan kerja pengawasan. Terutama terkait penanggulangan banjir di Kota Bekasi,” jelas Alimudin.

Ia berharap ‘masterplan’ drainase yang disusun oleh DBMSDA akan memuat solusi penanggulangan banjir yang terintegrasi dan menyeluruh. Ia pun menekankan perlunya penanganan banjir yang komprehensif agar permasalahan banjir di Kota Bekasi dapat diatasi secara efektif.

“Kita ingin penanganan banjir yang terintegrasi secara menyeluruh. Sehingga banjir di Kota Bekasi benar-benar bisa diatasi,” tegasnya.

Belum diserahkannya ‘masterplan’ drainase ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi Komisi II DPRD Kota Bekasi. Mereka terus mendesak DBMSDA untuk segera memberikan data dan laporan terkait rencana induk tersebut.

“Ini adalah pekerjaan rumah besar bagi DBMSDA. Kami terus mendesak agar masterplan drainase segera diserahkan kepada DPRD,” ujar Alimudin.

Dengan adanya ‘masterplan’ yang jelas, diharapkan upaya penanggulangan banjir dapat lebih terarah dan efektif, mengingat banjir merupakan salah satu permasalahan serius yang dihadapi oleh Kota Bekasi.

Alimudin dan anggota Komisi II lainnya akan terus memantau perkembangan ini dan bekerja sama dengan DBMSDA untuk memastikan bahwa ‘masterplan’ drainase segera diserahkan dan diimplementasikan. Ini adalah langkah penting menuju solusi yang berkelanjutan bagi permasalahan banjir di Kota Bekasi.(*)

Berita Terkait

Bunda Literasi Kota Bekasi Apresiasi Kreativitas Pelajar melalui Lomba Menulis Cerpen
Apel Gebrak, Zulhas Dorong Pengurangan Sampah di Bantargebang melalui Langkah Berani Pemkot Bekasi
Ground Breaking PSEL, Wali Kota Bekasi: Bantargebang Akan Jadi Kawasan Inovasi Lingkungan.
PSEL Bantargebang Dibangun, Kota Bekasi Targetkan Olah 1.500 Ton Sampah per Hari
Penataan Wilayah Diperkuat, Pemkot Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Pondok Melati
HUT RI ke-81 Jadi Momentum Kebersamaan, Wawali Harris Bobihoe Hibur Emak-Emak Bojong Menteng
Hadiri Perayaan Paroki Kranggan, Tri Adhianto Ajak Umat Peduli Korban Bencana di Indonesia
Wawali Harris Bobihoe Dorong Perbaikan Sarana Pendidikan di SDN 05 Bojong Menteng

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Bunda Literasi Kota Bekasi Apresiasi Kreativitas Pelajar melalui Lomba Menulis Cerpen

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Apel Gebrak, Zulhas Dorong Pengurangan Sampah di Bantargebang melalui Langkah Berani Pemkot Bekasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ground Breaking PSEL, Wali Kota Bekasi: Bantargebang Akan Jadi Kawasan Inovasi Lingkungan.

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:51 WIB

PSEL Bantargebang Dibangun, Kota Bekasi Targetkan Olah 1.500 Ton Sampah per Hari

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Penataan Wilayah Diperkuat, Pemkot Bekasi Tertibkan Bangunan Liar di Pondok Melati

Berita Terbaru