Dokter RS Dr Soetarto Edukasi Prajurit Korem 072/Pamungkas tentang Pencegahan Penyakit Jantung

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Prajurit TNI dan PNS Korem 072/Pamungkas menerima sosialisasi penyakit jantung yang digelar Denkesyah 04.04.02 Yogyakarta di Aula Sugiono Makorem 072/Pamungkas, Senin (16/3/2026).

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran tentang pencegahan, gejala, hingga deteksi dini penyakit jantung sekaligus mendorong penerapan gaya hidup sehat bagi seluruh prajurit dan pegawai.

Dandenma Korem 072/Pamungkas Mayor Inf Rizki Sudarmanto mengatakan penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi setelah stroke.

Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan serius agar pengetahuan yang didapat bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya mengharapkan seluruh prajurit dan PNS Korem 072/Pamungkas mengikuti sosialisasi ini dengan baik dan memperhatikan materi dari pemateri,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, dokter spesialis jantung dan pembuluh darah RS Dr Soetarto, dr Christina Shelly Budi Suharto menjelaskan berbagai hal terkait penyakit jantung, mulai dari fungsi jantung hingga cara mendiagnosis dan mencegahnya.

Ia menyebut penyakit jantung terjadi akibat penyumbatan atau penyempitan pembuluh darah karena kerusakan lapisan dinding pembuluh yang kemudian menebal dan menjadi kaku.

“Gejala serangan jantung antara lain nyeri dada lebih dari 10 menit, biasanya terasa di belakang tulang dada atau dada sebelah kiri seperti ditekan atau ditindih benda berat,” jelasnya.

Menurut dr Christina, ada banyak faktor risiko yang memicu penyakit jantung, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, merokok, jarang berolahraga, obesitas, hingga riwayat keluarga.

Ia juga mengingatkan pentingnya deteksi dini karena penyakit ini tidak mengenal usia maupun jenis kelamin.

“Disarankan bagi usia di atas 40 tahun untuk melakukan check up jantung setidaknya setahun sekali. Jika sudah terindikasi, lakukan pengobatan rutin dan ubah gaya hidup dengan olahraga teratur, berhenti merokok, serta memperbanyak konsumsi sayur,” katanya.

Ia menutup sosialisasi dengan pesan, “Kesehatan sangat penting untuk menunjang tugas pokok agar kinerja tetap optimal.” (waw)

Berita Terkait

Program Mudik Asik PSI 2026 Bawa 1.600 Pemudik Pulang ke DIY dan Sekitarnya
Cegah Jebakan Pinjaman Online, Akademisi Edukasi Keuangan Syariah di Bantul
Festival Anak Shaleh hingga Late Night Sale, Jogja City Mall Ramaikan Ramadan 2026
Penguatan Literasi Keuangan Syariah Jadi Upaya Lindungi Masyarakat dari Pinjol dan Riba
Mahasiswa UWM Terapkan Ilmu Teknik Industri dalam Aksi Berbagi Takjil
Dialog Bersama Warga, Ketua DPRD Sleman Paparkan Mekanisme Pengajuan Program Pembangunan
Basarnas DIY Apresiasi Apel Siaga Relawan SAR Gabungan di Gamping
Jogja City Mall Gelar Aksi Sosial Ramadan Bersama Anak Panti Asuhan di Yogyakarta

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 10:35 WIB

Dokter RS Dr Soetarto Edukasi Prajurit Korem 072/Pamungkas tentang Pencegahan Penyakit Jantung

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:39 WIB

Cegah Jebakan Pinjaman Online, Akademisi Edukasi Keuangan Syariah di Bantul

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:34 WIB

Festival Anak Shaleh hingga Late Night Sale, Jogja City Mall Ramaikan Ramadan 2026

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:44 WIB

Penguatan Literasi Keuangan Syariah Jadi Upaya Lindungi Masyarakat dari Pinjol dan Riba

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:51 WIB

Mahasiswa UWM Terapkan Ilmu Teknik Industri dalam Aksi Berbagi Takjil

Berita Terbaru