Distribusi Logistik Berbasis Rel di Daop 6 Yogyakarta Terus Menguat pada 2025

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Pertumbuhan kinerja angkutan barang KAI Daop 6 Yogyakarta sepanjang 2025 menjadi penanda penting perubahan wajah logistik nasional.

Sepanjang tahun itu, volume angkutan barang mencapai 380.516 ton, melonjak 23 persen dibandingkan 2024 yang berada di angka 308.761 ton.

Angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan cerminan meningkatnya kepercayaan publik terhadap kereta api sebagai tulang punggung distribusi.

“Peningkatan ini menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda logistik yang profesional dan andal,” ujar Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, dalam keterangan pers, Rabu (29/1/2026).

Menurutnya, efisiensi waktu, kapasitas besar, dan aspek keberlanjutan menjadi keunggulan utama angkutan barang berbasis rel.

Momentum pertumbuhan terlihat jelas pada bulan-bulan strategis. Mei 2025 tercatat sebagai periode dengan volume tertinggi, mencapai 36.769 ton, disusul Agustus 35.782 ton dan Juli 35.291 ton.

“Tingginya volume pada bulan tersebut mencerminkan meningkatnya aktivitas distribusi dan kebutuhan logistik di wilayah Daop 6,” kata Feni.

Dari sisi komoditas, BBM masih mendominasi dengan volume 328.909 ton, diikuti komoditas lain-lain 34.033 ton, Bahan Hantaran Paket 17.274 ton, serta Motis 300 ton.

“Dominasi BBM menegaskan peran strategis KAI dalam mendukung distribusi energi nasional,” ujarnya.

Ke depan, KAI Daop 6 berkomitmen terus bertumbuh.

“Kami akan meningkatkan layanan dari sisi sarana, prasarana, hingga sistem operasional. Inovasi dan kolaborasi menjadi kunci agar kereta api menjadi pilihan utama logistik yang aman, efisien, dan berkelanjutan,” tutup Feni.

(waw)

Berita Terkait

Chilling Effect dalam Industri Kreatif: Dampak Kasus Amsal Sitepu
Waterboom Jogja Gelar “Easter Boomer”, Hadirkan Promo Tiket dan Berburu Telur Saat Libur Paskah
Perkara Penipuan dan Penggelapan Proyek Konstruksi di Bantul Bergulir ke Persidangan
Harga Minyak Bisa Tembus US$150, Bhenu Artha Ingatkan Dampak ke Rakyat
FlyJaya Libatkan Masyarakat, Lomba Desain Batik Jadi Ajang Unjuk Kreativitas
Syawalan di UWM Sleman, Mahfud MD Tekankan Pentingnya Saling Memaafkan
Persit KCK Koorcab Rem 072 Gelar Ziarah, Tanamkan Nilai Perjuangan Generasi Penerus
Kirab Budaya HUT ke-80 Sultan HB X, Polda DIY Kerahkan 900 Personel dan Atur Lalu Lintas

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 09:10 WIB

Chilling Effect dalam Industri Kreatif: Dampak Kasus Amsal Sitepu

Kamis, 2 April 2026 - 21:07 WIB

Waterboom Jogja Gelar “Easter Boomer”, Hadirkan Promo Tiket dan Berburu Telur Saat Libur Paskah

Kamis, 2 April 2026 - 16:03 WIB

Perkara Penipuan dan Penggelapan Proyek Konstruksi di Bantul Bergulir ke Persidangan

Kamis, 2 April 2026 - 11:27 WIB

Harga Minyak Bisa Tembus US$150, Bhenu Artha Ingatkan Dampak ke Rakyat

Rabu, 1 April 2026 - 19:52 WIB

FlyJaya Libatkan Masyarakat, Lomba Desain Batik Jadi Ajang Unjuk Kreativitas

Berita Terbaru