Direktur Imparsial Sesalkan Penyerangan Mapolres Jayawijaya

Rabu, 13 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM Jakarta, Gufron Mambruri, selaku Direktur Imparsial mengecam aksi kekerasan penyerangan Mapolres Jayawijaya oleh anggota TNI, pada Sabtu (2/3/2024) yang lalu dianggap memperlihatkan persoalan serius sikap arogan di kalangan anggota Militer

“Penyerangan Mapolres Jayawijaya oleh TNI selain mempertontonkan perilaku buruk anggota TNI di depan masyarakat, juga menunjukan ada persoalan yang serius terkait arogansi dan kultur aksi main hakim yang kerap dilakukan oleh oknum anggota TNI,” kata Direktur Imparsial, Gufron Mabruri melalui keterangannya, Rabu (13/3).

Menurut Gufron, aksi kekerasan anggota TNI terhadap Polri tidak bisa dianggap enteng oleh para pimpinan karena sudah berulang

“Tindakan tersebut apapun alasanya jelas salah dan tidak boleh dibiarkan, mengingat kejadian tersebut sudah sering terjadi,” kata Gufron.

Gufron juga mengatakan, pernyataan KASAD yang dinilai berbahaya karena akan mendorong kekerasan serupa terulang kembali di massa depan

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 5 orang anggota TNI ditetapkan menjadi tersangka penyerangan Mapolres Jayawijaya. KSAD, Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan, kejadian prajurit TNI menyerang markas Polres Jayawijaya, Papua hanyalah emosi sesaat anak muda.

Maruli menyebut, yang terpenting adalah jangan sampai ada korban jiwa dari serangan-serangan seperti itu. (Red).

Berita Terkait

Media Policing Disebut Strategi Polisi Hadapi Hoaks dan Ujaran Kebencian
BERSAMA dan BNN RI Perkuat Sinergi, Fokus pada Edukasi dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba
FORUM RT Dorong Peran Aktif Warga melalui Strategi Community Policing
Sinergi Kementerian Ekraf dan Kemlu Dorong Kesuksesan WCCE 2026 di Panggung Dunia
Perubahan Mindset Jadi Fondasi Utama Reformasi Birokrasi Kepolisian
BRI Hadirkan Promo dan Edukasi Digital Banking dalam Program Co-Branding Barcelona
Refleksi Nilai Rukun di Tengah Ancaman Konflik Sosial dan Premanisme
Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Tekankan Pentingnya Negara Melawan Premanisme

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:43 WIB

Media Policing Disebut Strategi Polisi Hadapi Hoaks dan Ujaran Kebencian

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:09 WIB

BERSAMA dan BNN RI Perkuat Sinergi, Fokus pada Edukasi dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:54 WIB

FORUM RT Dorong Peran Aktif Warga melalui Strategi Community Policing

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:44 WIB

Sinergi Kementerian Ekraf dan Kemlu Dorong Kesuksesan WCCE 2026 di Panggung Dunia

Selasa, 19 Mei 2026 - 12:37 WIB

Perubahan Mindset Jadi Fondasi Utama Reformasi Birokrasi Kepolisian

Berita Terbaru