Dari Ide ke Implementasi, Tantangan Kematangan Inovasi di Daerah

Rabu, 18 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya kematangan inovasi daerah sebagai prioritas utama dalam meningkatkan pelayanan publik. Hal ini disampaikan Sekretaris BSKDN Noudy R.P. Tendean saat menerima kunjungan kerja (Kunker) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato Provinsi Gorontalo di Ruang Video Conference BSKDN, Rabu (18/9/2024).

“Inovasi yang matang tidak hanya sekadar menghasilkan ide baru, tetapi juga mampu diimplementasikan secara efektif dan berkelanjutan, sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ungkap Noudy.

Dia menjelaskan, kematangan inovasi mencakup kemampuan daerah dalam mengembangkan, mengelola, dan mereplikasi inovasi yang telah terbukti sukses, serta mengintegrasikannya ke dalam berbagai aspek pemerintahan. Melalui inovasi yang matang, Pemkab Pohuwato dapat memperbaiki kualitas pelayanan publik, meningkatkan efisiensi birokrasi, dan menciptakan solusi inovatif terhadap permasalahan yang dihadapi.

“Inovasi yang berhasil diimplementasikan dengan baik mampu menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah diakses, dan efisien, sehingga memberikan dampak langsung terhadap kepuasan masyarakat,” jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Noudy juga mengapresiasi kinerja Pemkab Pohuwato atas berbagai inisiatif yang telah dilakukan untuk berinovasi. Namun, dirinya menekankan bahwa upaya tersebut perlu terus diperkuat, terutama dalam hal meningkatkan kualitas dan kematangan inovasi agar lebih terukur dan berdampak luas.

“Kematangan setiap inovasi yang dilaporkan kepada kami (BSKDN) harus benar-benar diperhatikan, ini adalah kunci bagi kesuksesan peningkatan ekosistem inovasi di Pohuwato,” terangnya.

Dia mengatakan, kunjungan kerja Pemkab Pohuwato diharapkan dapat memperkuat sinergisitas dengan BSKDN, khususnya terkait peningkatan inovasi yang berkelanjutan. Noudy mengatakan, pihaknya juga berkomitmen untuk terus memberikan dukungan dan asistensi kepada pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan kematangan inovasi yang lebih optimal, termasuk kepada Pemkab Pohuwato.

“Dengan kematangan inovasi sebagai fokus utama, Pemkab Pohuwato diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan inovasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” pungkasnya. (nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana
Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun
WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif
Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA
Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum
All Stars Bersama Komunitas Gangster Dorong Kegiatan Positif untuk Generasi Muda
Pemprov Banten Siap Jalani Audit BPK, Gubernur Harapkan Hasil Terbaik
Warga Pante Geulima Bangkit, Pembersihan Lingkungan Dilakukan Bertahap

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 13:15 WIB

Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana

Jumat, 3 April 2026 - 16:36 WIB

Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun

Jumat, 3 April 2026 - 16:30 WIB

WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif

Kamis, 2 April 2026 - 21:32 WIB

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA

Kamis, 2 April 2026 - 20:19 WIB

Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum

Berita Terbaru