Carlos Ruiz: Rekor yang Bertahan Dua Dekade dan Dikejar Dua Legenda Dunia

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan penyerang Timnas Guatemala Carlos Ruiz. (Ketty Images)

Mantan penyerang Timnas Guatemala Carlos Ruiz. (Ketty Images)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Di usianya yang kini menapaki 46 tahun, Carlos Ruiz masih mengingat jelas malam-malam panjang di Guatemala City, saat ia menatap langit dan bermimpi membawa negaranya ke panggung Piala Dunia.

Mimpi itu tak pernah benar-benar terwujud, tapi dari perjalanan panjang itu, ia meninggalkan jejak yang membuat namanya dikenang sejagat sepak bola: pencetak gol terbanyak dalam sejarah kualifikasi Piala Dunia.

Selama hampir sembilan tahun, rekor 39 gol dari 47 pertandingan miliknya berdiri kokoh, hingga dua nama besar—Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi—mulai mendekat.

Kini, Ronaldo memimpin daftar dengan 41 gol, sementara Messi menyusul dengan 36. “Dua pesepak bola besar mengejar rekor saya. Berada di antara mereka, tidak buruk, kan?” ujar Ruiz sambil tersenyum, dikutip dari laman resmi FIFA, Jumat (31/10/2025).

Bagi Ruiz, rekor bukan sekadar angka. Di balik setiap gol ada kisah pengorbanan. “Ketika orang berkata rekor itu milik Cristiano Ronaldo, rasanya lebih bermakna dibandingkan kalau itu hanya milik Carlos Ruiz,” katanya berseloroh.

Kalimat itu tak bernada getir; justru mengandung rasa bangga yang tulus, seolah ia tahu, namanya kini terpatri di antara para legenda.

Perjalanannya bersama tim nasional Guatemala dimulai pada 1998. Ia melewati lima edisi kualifikasi Piala Dunia—dari 2002 hingga 2018 –sebuah capaian langka bagi pesepak bola dari negara yang belum pernah tampil di turnamen akbar itu.

Di kualifikasi 2018, ketika usianya telah melewati 36 tahun, Ruiz menutup karier internasionalnya dengan mencetak lima gol ke gawang Saint Vincent dan Grenadines. Malam itu, ia menyalip rekor legenda Iran, Ali Daei, dan mengukir sejarah.

Namun, Ruiz tahu betul bahwa bertahan selama itu bukan perkara mudah. “Untuk bermain di lima kualifikasi, Anda harus tetap di level tertinggi, menghindari cedera, dan tetap dipanggil ke tim nasional selama 20 tahun,” ujarnya.

Dalam kariernya, ia sempat merantau ke Amerika Serikat dan memperkuat FC Dallas, mencicipi kerasnya Major League Soccer sebelum akhirnya kembali ke tanah kelahiran.

Kini, dari jauh, Ruiz menyaksikan dua nama besar dunia melampaui torehan golnya. Namun, tidak ada rasa iri dalam suaranya. Ia justru melihatnya sebagai penghormatan.

“Jika rekor saya berakhir di tangan Cristiano Ronaldo, itu berarti saya berada di tempat yang tepat dalam sejarah,” katanya lirih.

Dalam diam, mungkin Carlos Ruiz tahu, warisan sejati bukan hanya tentang berapa banyak gol yang dicetak, melainkan tentang seberapa lama namanya bertahan di hati mereka yang mencintai permainan ini. (ihd)

Berita Terkait

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 GP Brasil, KONI Dorong Pembinaan Balap Lebih Terstruktur
Alwi Farhan ke Final Swiss Open, Peluang Indonesia Juara Tunggal Terbuka
Tundukkan Everton Lewat Dua Gol Akhir Gyökeres dan Dowman, Arsenal Kokoh di Puncak Liga Inggris 
Pekan Ke-24 BRI League Super: Persebaya Tantang Persib, Persija Hadapi Borneo
Mac Allister Jadi Penentu di Menit 90+7, Liverpool F.C. Tekuk Nottingham Forest F.C. 1-0
Ronaldo Komitmen Tetap di Al Nassr, Bawa Tim Puncaki Klasemen Liga Arab Saudi
Debut Maarten Paes dengan Ajax Tahan Imbang NEC Nijmegen
Jaros Cedera, Kiper Timnas Indonesia Berpeluang Debut bersama Ajax di Eredivise

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 13:32 WIB

Veda Ega Pratama Cetak Sejarah di Moto3 GP Brasil, KONI Dorong Pembinaan Balap Lebih Terstruktur

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:42 WIB

Alwi Farhan ke Final Swiss Open, Peluang Indonesia Juara Tunggal Terbuka

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:12 WIB

Tundukkan Everton Lewat Dua Gol Akhir Gyökeres dan Dowman, Arsenal Kokoh di Puncak Liga Inggris 

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:05 WIB

Pekan Ke-24 BRI League Super: Persebaya Tantang Persib, Persija Hadapi Borneo

Minggu, 22 Februari 2026 - 23:41 WIB

Mac Allister Jadi Penentu di Menit 90+7, Liverpool F.C. Tekuk Nottingham Forest F.C. 1-0

Berita Terbaru