Buka Konferensi ke-19 PUIC, Prabowo Tegaskan Komitmen RI Jaga Perdamaian

Rabu, 14 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia untuk berperan aktif dalam menjaga ketertiban dan perdamaian dunia. Hal itu disampaikan saat membuka Konferensi Ke-19 Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC) di Gedung DPR RI, Rabu (14/5/2025) malam.

Dalam pidatonya di hadapan lebih dari 400 delegasi dari 38 negara anggota dan 10 negara peninjau Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Presiden Prabowo menyatakan bahwa konstitusi Indonesia menjadi dasar utama arah politik luar negeri Indonesia.

Izinkan saya menegaskan bahwa konstitusi negara kami, Undang-Undang Dasar 1945, secara tegas mengamanatkan kepada bangsa Indonesia untuk turut serta menjaga ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,” ujarnya.

Presiden menekankan bahwa prinsip-prinsip tersebut bukan semata retorika, melainkan menjadi kompas moral dan kebijakan luar negeri Indonesia dalam merespons dinamika global yang semakin kompleks.

Dalam forum yang berlangsung hingga 15 Mei mendatang dengan tema Good Governance and Strong Institutions as Pillars of Resilience, Prabowo menyerukan pentingnya peran negara-negara berpenduduk mayoritas muslim dalam menjaga stabilitas dunia. Ia mendorong solidaritas antarnegara OKI agar menjadi kekuatan penyeimbang yang menyuarakan pesan damai dan keadilan.

Sejak dibentuk tahun 1999, PUIC bertekad menjadi jembatan diplomasi parlementer yang memperkuat solidaritas, menyuarakan keadilan, dan menghadirkan solusi bagi masalah-masalah pelik di panggung global, ucapnya.

Konferensi PUIC tahun ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali relevansi kerja sama antarparlemen negara-negara Islam dalam menghadapi polarisasi dan konflik global yang kian tajam. (ihd)

Berita Terkait

Anggaran Tambahan Rp24,8 Triliun Diusulkan, Kemenag Dorong Kesetaraan Madrasah
Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana
Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun
WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif
Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA
Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum
Warga Pante Geulima Bangkit, Pembersihan Lingkungan Dilakukan Bertahap
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 17:02 WIB

Anggaran Tambahan Rp24,8 Triliun Diusulkan, Kemenag Dorong Kesetaraan Madrasah

Sabtu, 4 April 2026 - 13:15 WIB

Ratusan Praja IPDN Diterjunkan, Fokus Bersihkan Permukiman dan Situs Bersejarah Pascabencana

Jumat, 3 April 2026 - 16:36 WIB

Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun

Jumat, 3 April 2026 - 16:30 WIB

WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif

Kamis, 2 April 2026 - 21:32 WIB

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA

Berita Terbaru