BSKDN Kemendagri Pacu BRIDA Provinsi Bali Lakukan Percepatan Peningkatan Inovasi

Rabu, 21 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memacu Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali untuk melakukan percepatan peningkatan inovasi di wilayahnya. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui optimalisasi pemanfaatan hasil riset sebagai data dasar pengembangan inovasi daerah di Bali.

“Kita perlu memperkuat posisi BRIDA atau sebutan yang lain untuk mendukung pengembangan inovasi di masing-masing daerah berbekal pemanfaatan hasil-hasil penelitian. Hal ini juga berlaku bagi Bali yang terkenal kaya akan berbagai potensi inovasi,” terang Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo saat menerima kunjungan kerja (Kunker) BRIDA Provinsi Bali di Aula BSKDN, Jakarta, Rabu (21/2/2024).

Yusharto berharap, ke depan peran BRIDA Provinsi Bali akan semakin kuat, bukan hanya sebagai lembaga riset yang menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang inovatif. Namun, BRIDA Provinsi Bali juga diharapkan bisa membawa daerahnya menjadi contoh bagi daerah lainnya dalam pengembangan inovasi, khususnya terkait penerapan smart city.

“Pemahaman kita tentang inovasi ini perlu terus dikembangkan [untuk] mendukung berbagai isu yang berkaitan dengan smart city yang menjadi salah satu acuan dalam pengembangan inovasi daerah,” tambahnya.

Terkait penerapan smart city, Yusharto menyarankan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dapat belajar dari daerah di negara-negara ASEAN. Yusharto meyakini upaya tersebut akan memperkaya pemahaman Pemprov Bali terkait pengembangan inovasi.

“Saat ini sudah ada beberapa daerah yang menjadi sister dengan kota-kota [atau daerah-daerah] yang ada di negara-negara ASEAN. Prospek untuk kita bisa mengembangkan inovasi bukan hanya pada level nasional, tapi sudah regional bahkan sampai tingkat global,” jelas Yusharto.

Dalam kesempatan tersebut, Yusharto juga mengajak BRIDA Bali untuk bersama-sama membentuk Hub Inovasi yang lebih baik dengan menerapkan kolaborasi pentahelix. Upaya ini seperti yang dilakukan BSKDN yang bekerja sama dengan berbagai pihak, meliputi kementerian/lembaga (K/L), media, perguruan tinggi, hingga pihak swasta. Kerja sama tersebut dilakukan untuk memaksimalkan fungsi BSKDN yaitu menjalankan pembinaan dan pengawasan (Binwas) di daerah.

“Kami berharap lewat kerja sama ini juga kita akan menghasilkan kecepatan penerapan atau difusi inovasi di daerah termasuk di Bali yang sebenarnya sudah cukup bagus,” pungkasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Habis Nyepi Terbit Idulfitri, Menag Ajak Perkuat Harmoni Lintas Iman
Pemerintah Salurkan Bantuan Rp72,75 Miliar untuk Tradisi Meugang Idulfitri di Aceh
Pemerintah Siapkan Langkah Strategis Pulihkan Produktivitas Lahan Pascabencana di Sumatera
Wamendagri Ribka Haluk Pimpin Evaluasi Layanan Kesehatan RSUD Yowari
Kesiapan Angkutan Lebaran, AHY Tinjau Fasilitas dan Pelayanan PT KAI
97.122 Guru Kemenag Lulus Sertifikasi Angkatan IV, Total Tersertifikasi Lampaui 300 Ribu
YKI Lampung Gelar Bakti Sosial Ramadan, Wagub Jihan Berikan Dukungan bagi Pasien Kanker
Menko AHY Lepas Peserta Program Mudik Bersama BUMN 2026 di GBK

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:00 WIB

Habis Nyepi Terbit Idulfitri, Menag Ajak Perkuat Harmoni Lintas Iman

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:18 WIB

Pemerintah Salurkan Bantuan Rp72,75 Miliar untuk Tradisi Meugang Idulfitri di Aceh

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:36 WIB

Pemerintah Siapkan Langkah Strategis Pulihkan Produktivitas Lahan Pascabencana di Sumatera

Selasa, 17 Maret 2026 - 17:09 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Pimpin Evaluasi Layanan Kesehatan RSUD Yowari

Selasa, 17 Maret 2026 - 15:17 WIB

Kesiapan Angkutan Lebaran, AHY Tinjau Fasilitas dan Pelayanan PT KAI

Berita Terbaru