BPSDM Kemendagri Gelar Diklat Tata Naskah Dinas dan Manajemen Kepegawaian

Senin, 15 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tata Naskah Dinas dan Diklat Manajemen Kepegawaian.

Diklat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta dalam mengelola tata naskah dinas di lingkungan unit kerja masing-masing. Selain itu, juga untuk memperlancar komunikasi tertulis, keseragaman, dan tertib administrasi di lingkungan pemerintah daerah (Pemda).

Kepala BPSDM Kemendagri Sugeng Hariyono dalam sambutan pembukaan menyampaikan, tata naskah dinas sering kali dianggap sepele, padahal esensinya sangat krusial. Dokumen ini menentukan kelancaran komunikasi kedinasan, termasuk mempengaruhi keputusan di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya ingin menekankan pentingnya memahami dan mengimplementasikan tata naskah dinas dengan baik,” katanya di Hotel Orchardz Jayakarta, Jakarta, Senin (15/7/2024).

Sugeng mencontohkan kasus sengketa antara Indonesia dan Malaysia di Mahkamah Internasional. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengajukan dokumen ke International Court of Justice (ICJ), tetapi keduanya ditolak karena kualitas dokumennya tidak memadai. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya validitas dan legalitas tata naskah dinas.

“Tata naskah dinas tidak hanya berfungsi sebagai dokumen kedinasan, tetapi juga bisa menjadi bukti legal yang kuat dalam persidangan. Bayangkan, sebuah surat dinas yang disusun dengan baik bisa menjadi alibi yang menyelamatkan dalam suatu kasus hukum,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Sugeng menggarisbawahi pentingnya penyimpanan dokumen-dokumen kedinasan dengan baik. Negara-negara maju telah lebih dulu memulai hal tersebut. Mereka menyimpan dokumen-dokumen penting dengan sangat rapi dan aman, bahkan dalam format digital melalui penyimpanan awan (cloud storage). “Kita juga harus mulai peduli dan menyimpan dokumen kita dengan baik,” tambahnya.

Karena itulah, guna meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya tata naskah dinas, BPSDM Kemendagri mengadakan program Diklat khusus. Tujuannya, untuk membuat dan mengelola dokumen kedinasan dengan lebih baik, termasuk aspek pengendalian dan pengamanannya.

Di sisi lain, Sugeng juga menyinggung pentingnya manajemen kepegawaian yang efektif. Manajemen kepegawaian yang baik dimulai dari perencanaan pengadaan yang tepat. Organisasi harus memastikan pegawai yang direkrut memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah.

Manajemen kepegawaian yang buruk, kata dia, dapat menghambat pembangunan dan kesejahteraan daerah. Pasalnya, ketika kekurangan pegawai dengan kompetensi yang tepat, pemerintah daerah tidak dapat mengoptimalkan potensi sumber daya alam yang mereka miliki.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola pikir lama. Semua harus dimulai dari dokumen dan pegawai yang kompeten,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Sugeng mengajak semua peserta untuk lebih peduli dan memahami pentingnya tata naskah dinas serta manajemen kepegawaian yang baik. Adapun Diklat yang dilaksanakan ini diikuti oleh Pemda dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota, di antaranya Provinsi Jawa Barat, Kota Banjarmasin, dan Kabupaten Dompu.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kunci Ketahanan Bencana Masa Depan: Menko PMK Sugiono Dorong Satgas PRR Integrasikan Isu Iklim
Tanggap Mitigasi Bencana: Satgas PRR Pacu Pengerukan dan Normalisasi Sungai di Wilayah Terdampak
Antisipasi Lonjakan Harga Nataru: Mendagri Tito Dorong Pemda Gelar Operasi Pasar dan Tebar Bansos
Simbol Penghormatan Budaya: Wamendagri Ribka Haluk Serahkan Piala PIKI Awards 2026
Jaga Daya Beli Masyarakat: Kemendagri Instruksikan Pemda Perketat Pemantauan Komoditas Gejolak
Patuhi Falsafah Adat Basandi Syarak: Wamendagri Ajak Bundo Kanduang Jaga Kelestarian Nilai Minangkabau
Perkuat Sinergi Kelembagaan: Tri Tito Karnavian Minta Pemda Terapkan Integrasi Raker Pusat dan Daerah
Perkuat Eksistensi Wastra Nusantara: Dekranas Siapkan Langkah Strategis Dampingi Perajin Tenun Gringsing

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Kunci Ketahanan Bencana Masa Depan: Menko PMK Sugiono Dorong Satgas PRR Integrasikan Isu Iklim

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Tanggap Mitigasi Bencana: Satgas PRR Pacu Pengerukan dan Normalisasi Sungai di Wilayah Terdampak

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:50 WIB

Antisipasi Lonjakan Harga Nataru: Mendagri Tito Dorong Pemda Gelar Operasi Pasar dan Tebar Bansos

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:37 WIB

Simbol Penghormatan Budaya: Wamendagri Ribka Haluk Serahkan Piala PIKI Awards 2026

Minggu, 25 Oktober 2026 - 22:13 WIB

Patuhi Falsafah Adat Basandi Syarak: Wamendagri Ajak Bundo Kanduang Jaga Kelestarian Nilai Minangkabau

Berita Terbaru