BGN Tegaskan Program MBG Tak Pernah Salurkan Bahan Mentah

Rabu, 25 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Sumedang — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak pernah memiliki kebijakan untuk menyalurkan bahan mentah maupun makanan ringan ultra-proses kepada peserta didik. Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi dan foto menu MBG berupa bahan mentah serta kudapan ringan di sejumlah wilayah.

“Program MBG adalah intervensi gizi melalui makanan jadi. Tidak pernah ada kebijakan penyaluran bahan baku. Itu keliru dan bukan bagian dari panduan resmi kami,” ujar Dadan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (24/6/2025) malam.

Dadan menuturkan, temuan distribusi bahan mentah hanya terjadi di satu dari 1.885 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi pelaksana MBG. Ia menegaskan bahwa kasus itu adalah bentuk salah tafsir dari petugas lapangan, bukan cerminan dari keseluruhan program.

“Kalau satu berbeda, itu artinya yang satu ini salah interpretasi. Yang lain solid memahami prosedur yang telah kami tetapkan,” ujarnya.

Sebelumnya, Program MBG menjadi sorotan publik setelah beredar unggahan foto di media sosial mengenai penyaluran bahan mentah, seperti beras, telur puyuh, ikan asin, hingga makanan ringan seperti wafer, susu UHT, dan minuman sereal. Temuan itu disebut terjadi di sebagian wilayah Tangerang Selatan, Banten, saat masa libur sekolah.

Pihak pengelola dapur umum di daerah tersebut mengaku inisiatif memberikan bahan mentah karena peserta didik sudah mulai libur, sementara pengadaan bahan segar dinilai tidak praktis untuk disalurkan dalam situasi itu.

Dadan menegaskan bahwa pelaksanaan MBG saat libur sekolah tetap mengacu pada prinsip distribusi makanan siap santap. Bila siswa bersedia hadir ke sekolah meski hanya sekali dalam sepekan, maka makanan segar tetap disediakan, disertai bekal dua hari berupa makanan yang mudah dikonsumsi.

“Contohnya telur rebus, buah, susu, kacang, dan kue kering yang telah difortifikasi. Tidak ada bahan mentah. Kebijakan kami jelas,” kata dia.

BGN juga menekankan bahwa layanan MBG tidak berhenti sepenuhnya saat libur sekolah karena program ini turut menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kelompok ini tetap mendapatkan layanan enam hari dalam sepekan, baik melalui posyandu maupun pengiriman ke rumah masing-masing.

“Kelompok rentan ini tidak kenal libur, dan kami tetap menjamin mereka menerima asupan gizi,” kata Dadan.

Program MBG merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam menanggulangi stunting dan memperkuat ketahanan gizi nasional. Sejak awal 2025, pemerintah menggencarkan pelaksanaan MBG di berbagai daerah melalui SPPG yang dibentuk lintas sektor. (ihd)

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya: PSEL Bogor Raya Harus Jadi Percontohan Nasional
Awasi APBD Berbasis Data, Sekjen Kemendagri Ajak DPRD Jatim Perkuat Pengawasan
Cegah Korupsi, Wamendagri Wiyagus Minta APIP Diperkuat di Daerah
HUT ke-16 BNPP, Mendagri Ungkap Capaian dan Strategi Penguatan Perbatasan
Lindungi Produktivitas Masyarakat, Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TB
Kemnaker-KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Dukung Pelindungan Ozon
Mendagri Tekankan Pemda Terdampak Karhutla Segera Manfaatkan Bantuan Penanganan
Perkuat Kesejahteraan Masyarakat Perbatasan, Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Negara Tetangga

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:03 WIB

Wamendagri Bima Arya: PSEL Bogor Raya Harus Jadi Percontohan Nasional

Kamis, 17 September 2026 - 16:34 WIB

Cegah Korupsi, Wamendagri Wiyagus Minta APIP Diperkuat di Daerah

Kamis, 17 September 2026 - 14:34 WIB

HUT ke-16 BNPP, Mendagri Ungkap Capaian dan Strategi Penguatan Perbatasan

Kamis, 17 September 2026 - 11:50 WIB

Lindungi Produktivitas Masyarakat, Wamendagri Wiyagus Dorong Pemda Percepat Penanggulangan TB

Kamis, 17 September 2026 - 09:13 WIB

Kemnaker-KLH Perkuat Kompetensi Teknisi Pendingin untuk Dukung Pelindungan Ozon

Berita Terbaru