JENDELANUSANTARA.COM, Yogyakarta — Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Yogyakarta berhasil menghimpun dana kemanusiaan sebesar Rp434 juta untuk membantu korban banjir dan tanah longsor di Sumatera, khususnya Sumatera Barat. Pengumpulan donasi tahap awal resmi ditutup pada 10 Desember 2025.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan segera dikirimkan langsung ke daerah terdampak dalam dua hingga empat hari ke depan. Ia berencana memimpin langsung rombongan ke Padang, sekaligus memastikan penyaluran berjalan tepat sasaran.
“Mungkin dua hari lagi, atau paling telat tiga sampai empat hari lagi kita berangkat. Rencananya ke Padang,” ujarnya, Kamis (11/12/2025).
Dalam keberangkatan tersebut, Pemkot tidak hanya mengirimkan unsur pemerintah, tetapi juga mengajak masyarakat, termasuk tokoh-tokoh perantau Padang yang tinggal di Yogyakarta. Pelibatan warga dinilai penting sebagai bentuk solidaritas dan kedekatan sosial dengan daerah terdampak.
“Tokoh Padang yang ada di sini akan kami ajak. Kita berangkat bersama-sama,” kata Hasto.
Ia menambahkan, bantuan kemungkinan besar diberikan dalam bentuk uang tunai. Pilihan ini dinilai lebih fleksibel dibandingkan bantuan logistik, mengingat sejumlah posko bencana di Sumbar telah mengalami penumpukan barang.
“Kebutuhan barang sudah over, dari mana-mana sudah banyak. Jadi kami pertimbangkan pemberian dalam bentuk uang agar lebih fleksibel,” ujar Hasto. Untuk tahap pertama, penyaluran diprioritaskan ke wilayah Sumbar sebelum menjangkau daerah lain yang juga terdampak.
Sekretaris Baznas Kota Yogyakarta, Misbahrudin, menjelaskan total dana yang terkumpul mencapai Rp434.127.000. Donasi berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, sekolah-sekolah di lingkungan Pemkot, masyarakat umum, hingga pihak swasta yang turut berpartisipasi.
Ia menambahkan, proses pengumpulan bantuan masih dapat dilanjutkan untuk tahap berikutnya seiring meningkatnya kebutuhan penanganan bencana di Sumatera. (ihd)













