Bandung Barat Darurat Bencana, 82 Korban Longsor Belum Ditemukan

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya pencarian puluhan korban yang masih hilang dilakukan tim gabungan di Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat. (Jennus)

Upaya pencarian puluhan korban yang masih hilang dilakukan tim gabungan di Pasirlangu, Kabupaten Bandung Barat. (Jennus)

JENDELANUSANTARA COM, Bandung Barat — Longsor besar yang menerjang Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, menimbulkan korban dalam jumlah besar. Pemerintah Kabupaten Bandung Barat menetapkan status darurat bencana untuk mempercepat pencarian 82 warga yang hingga Sabtu (24/1/2026) masih dinyatakan hilang di bawah timbunan material longsor.

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail mengatakan, penetapan status darurat dilakukan karena skala dampak bencana dan jumlah korban yang signifikan, serta untuk memastikan seluruh sumber daya dapat dimobilisasi tanpa hambatan administratif.

“Saya tetapkan per hari ini status darurat bencana karena korban cukup banyak dan penanganan harus dipercepat,” ujar Jeje di Bandung Barat, Sabtu.

Data sementara pemerintah daerah mencatat, longsor tersebut berdampak pada 113 warga. Sebanyak 23 orang berhasil menyelamatkan diri, delapan orang ditemukan meninggal dunia, sementara 82 warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menyatakan, pencarian korban terus dilakukan dengan melibatkan personel lintas instansi, termasuk penggunaan anjing pelacak (K9) untuk membantu menemukan korban yang tertimbun di area longsoran.

“Pencarian dilakukan secara manual dengan memperhatikan keselamatan petugas karena kondisi tanah masih labil,” kata Herman.

Operasi pencarian dan evakuasi dikoordinasikan langsung oleh Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan melibatkan TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, serta unsur relawan kebencanaan. Fokus utama diarahkan pada lokasi-lokasi yang diduga menjadi titik tertimbunnya warga.

Selain penanganan darurat, Jeje menegaskan pemerintah daerah akan memperkuat langkah mitigasi bencana. Ia mengingatkan bahwa wilayah Bandung Barat, khususnya kawasan perbukitan dan lereng curam, termasuk daerah rawan longsor, terlebih pada musim hujan dengan intensitas tinggi.

“Kami akan memperkuat koordinasi dan mitigasi di wilayah rawan, terutama perbukitan dan tanah miring, agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Jeje.

Dengan status darurat bencana, pemerintah daerah memastikan seluruh sumber daya, mulai dari logistik, peralatan berat, hingga dukungan personel, dimaksimalkan untuk penanganan korban serta pengamanan wilayah terdampak guna mencegah longsor susulan. (ihd)

Berita Terkait

Gemuruh dari Bukit Pasir Kuning, Kampung yang Hilang dalam Semalam
Dua Polisi Gugur Saat Bertugas Masuk Lokasi Longsor di Bandung Barat
Banjir Jakarta Masih Rendam Sembilan RT di Jaktim dan Jakutll
Tim SAR Serahkan 25 Kantong Jenazah, Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Dihentikan
Hujan Deras Rendam 45 RT dan 22 Ruas Jalan di Jakarta, Air Capai 90 Sentimeter
BPS Pastikan Pendataan Rehab-Rekon Aceh Tamiang Pascabencana Akurat
Pesawat ATR 400 Hilang Kontak di Wilayah Maros, Bawa 11 Penumpang
Rel Sragi-Pekalongan Terendam, Sejumlah KA Pantura Dialihkan dan Dibatalkan

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 14:09 WIB

Gemuruh dari Bukit Pasir Kuning, Kampung yang Hilang dalam Semalam

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:44 WIB

Dua Polisi Gugur Saat Bertugas Masuk Lokasi Longsor di Bandung Barat

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:36 WIB

Banjir Jakarta Masih Rendam Sembilan RT di Jaktim dan Jakutll

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:13 WIB

Tim SAR Serahkan 25 Kantong Jenazah, Pencarian Korban Longsor Bandung Barat Dihentikan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:40 WIB

Bandung Barat Darurat Bencana, 82 Korban Longsor Belum Ditemukan

Berita Terbaru