Bahagia Tanpa Biaya, Ahmad Menghapus Tato di Program Langka

Kamis, 14 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu peserta mengikuti program hapus tato di RSUD Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (14/8/2025). (Jakartaterkini)

Salah satu peserta mengikuti program hapus tato di RSUD Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (14/8/2025). (Jakartaterkini)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Program penghapusan tato gratis yang digelar RSUD Kebayoran Lama bersama Baznas-Bazis DKI Jakarta bukan hanya sekadar layanan medis, melainkan ‘jalur hijrah’ bagi banyak warga.

Ahmad Sopian, yang memiliki tato bergambar Garuda besar di punggungnya, mengaku merasa terbantu secara signifikan. Alhamdulillah, sangat terbantu banget karena terus terang ada juga yang ngomong di dokter itu sangat mahal kalau untuk penghapusan tato, ungkapnya saat ditemui pada Kamis (14/8/2025) di RSUD Kebayoran Lama seperti dilansir dari Antara.

Menurut Ahmad, penghapusan tato besar seperti miliknya bisa memakan waktu hingga tujuh kali perawatan—bahkan bisa lebih. Dengan adanya program gratis ini, dia tak hanya menghemat biaya, tetapi juga waktu yang selama ini terasa berat.

Setelah proses penghapusan berlangsung sekitar satu jam, area tersebut disalep, diperban, dan diwajibkan benar-benar terhindar dari air atau sabun selama lima jam. Lebih sakit membuat tato daripada menghapusnya,” ujarnya penuh candaan, tapi serius.

Ia berharap program seperti ini terus berlanjut khususnya di Jakarta Selatan, dan berencana melanjutkan perawatan hingga selesai: “Insya Allah akan saya lanjutkan lagi sampai selesai.”

Tiwi, peserta lainnya, sudah dua kali mengikuti program ini. Sudah dua kali saya ikut hapus tato. Saya ingin lebih bersih dari sebelumnya, ingin lebih baik lagi intinya,” tuturnya dengan riang.

Kuota Terbatas 

Program ini terbuka untuk 100 peserta ber-KTP Jakarta Selatan. Pendaftaran dilakukan secara online hingga 10 Agustus 2025, dengan pengumuman peserta terpilih pada 13 Agustus, dan pelayanan dilakukan pada 14 Agustus 2025, mulai pukul 08.00 hingga 15.00 WIB.

Sebelum dapat layanan, peserta menjalani serangkaian prosedur medis: cek tekanan darah, pengambilan sampel darah, konsultasi dokter, hingga pemberian anestesi. Jika ditemukan kondisi kesehatan yang mengandung risiko, calon peserta dapat dibatalkan keikutsertaannya demi menjaga keselamatan.

Pertama Kali, dan ‘Hijrah’ 

Menurut Direktur Utama RSUD Kebayoran Lama, Yenny Nariswari, ini adalah kali pertama program hapus tato digelar sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-7 rumah sakit. Tahun sebelumnya, perayaan hanya mencakup sunat massal dan pemeriksaan mamografi gratis

Tomy Fudihartono, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Jakarta Selatan, menggambarkan program ini sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah. Ia menyebut bahwa layanan ini adalah bentuk dukungan masyarakat yang ingin “hijrah” ―menjadi lebih baik― dengan bantuan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). (ihd)

Berita Terkait

Stop Kekacauan Bantargebang, DPRD Kota Bekasi Desak Evaluasi Kerja Sama Pemprov DKI
Profil Marsudin Nainggolan, Hakim yang Dorong Reformasi dan Inovasi Peradilan
Penduduk Indonesia 2025 Capai 288 Juta Jiwa, Pulau Jawa Masih Terpadat
DPRD Kota Bekasi Desak Klarifikasi Jakarta Usai Longsor Maut di TPST Bantargebang
Revitalisasi 39 KUA di Jakarta, Kemenag dan Pemprov Percepat Pengalihan Aset
Komisi III DPR Geregetan atas Lambannya Polisi Tangani Pengeroyokan Mahasiswa Undip
IGTKI Lampung Gelar Pengajian Akbar, Perkuat Komitmen Pendidikan Anak Usia Dini
Wamendagri Bima Arya Usulkan “Rumah Inovasi Daerah” untuk Perkuat Daya Saing dan Kolaborasi Multipihak

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 17:19 WIB

Stop Kekacauan Bantargebang, DPRD Kota Bekasi Desak Evaluasi Kerja Sama Pemprov DKI

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:17 WIB

Profil Marsudin Nainggolan, Hakim yang Dorong Reformasi dan Inovasi Peradilan

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:58 WIB

Penduduk Indonesia 2025 Capai 288 Juta Jiwa, Pulau Jawa Masih Terpadat

Senin, 9 Maret 2026 - 22:07 WIB

DPRD Kota Bekasi Desak Klarifikasi Jakarta Usai Longsor Maut di TPST Bantargebang

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:05 WIB

Revitalisasi 39 KUA di Jakarta, Kemenag dan Pemprov Percepat Pengalihan Aset

Berita Terbaru