Audiensi Kementerian Ekraf-Folago Bahas Peluang Monetisasi Kreator

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta, 31 Maret 2026 – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) menjajaki kolaborasi dengan Folago Global Nusantara untuk memperkuat pengembangan talenta kreator dan ekosistem ekonomi kreatif.

Audiensi antara Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya dan Folago Global Nusantara di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, membahas kapasitas SDM, perluasan akses ekosistem, hingga peluang monetisasi kreator.

Menteri Ekraf menegaskan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci menjadikan ekonomi kreatif sebagai _the new engine of growth_ sekaligus menciptakan lapangan kerja berkualitas.

“Kolaborasi dengan mitra seperti Folago penting untuk memperkuat ekosistem kreator, termasuk menjangkau daerah dan meningkatkan kapasitas talenta lokal,” ujar Menteri Ekraf, Selasa (31/3).

CEO Folago Global Nusantara, Subioto Jingga, menjelaskan bahwa Folago menghadirkan ekosistem terintegrasi melalui enam unit utama: Folago Academy, Folago AI, Folago Pictures, Folago Pro, Kita Klip, dan Folago Social Commerce. Ekosistem ini dirancang untuk mendampingi kreator dari tahap awal hingga monetisasi.

“Indonesia memiliki potensi kreator yang sangat besar, namun tantangannya adalah bagaimana mengonversi potensi tersebut menjadi nilai ekonomi yang nyata. Sejalan dengan upaya pemerintah, kami membangun Folago Academy untuk menghubungkan kreator dengan ekosistem produksi hingga distribusi konten,” ujar Subioto Jingga.

Program Folago Academy dijalankan secara inklusif tanpa batasan usia, dengan sebagian besar berupa workshop gratis. Semuanya dirancang untuk membantu peserta menemukan minat dan arah pengembangan sebagai kreator profesional. Program ini juga melibatkan kolaborasi dengan kampus, komunitas lokal, serta dukungan promosi melalui jaringan mitra dan platform digital.

Menanggapi peluang tersebut, Menteri Ekraf menekankan pentingnya memilih program bersama yang berdampak dan dapat segera diimplementasikan.

“Kita perlu fokus pada program yang langsung menyentuh kreator, misalnya melalui penguatan talenta di program akademi. Dari delapan Asta Ekraf, kita bisa lihat mana yang bisa dikerjakan bersama, karena peluangnya terbuka luas,” jelasnya.

Kementerian Ekraf juga membuka ruang kolaborasi lanjutan, mulai dari pengembangan kapasitas, kurasi produk kreatif, peningkatan akses pasar, hingga pemanfaatan program KUR bagi pegiat ekonomi kreatif.

Audiensi ini membuka peluang kerja sama konkret antara Kementerian Ekraf dan Folago, dengan tujuan memperkuat talenta kreator serta menghadirkan program kolaborasi yang memberi dampak nyata bagi ekosistem ekonomi kreatif di Indonesia.

Turut mendampingi Menteri Ekraf dalam audiensi tersebut, Tenaga Ahli Menteri Bidang Isu Strategis dan Antarlembaga, Gemintang K. Mallarangeng; Kepala Pusat Pengembangan SDM Ekraf, Siamwahyuni; Tenaga Ahli Bidang Media, Rocklin Anderson; dan Direktur Penerbitan dan Fotografi, Iman Santosa.(lsi)

Sumber : Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

Berita Terkait

PHM Resmikan Operasional Platform WPN-7 di WK Mahakam, Produksi Gas Capai 20 MMSCFD
Prof. Abdul Latif: Pendidikan dan Etika Jadi Fondasi Transformasi Profesi Advokat
WFH bagi ASN DKI Masih Cari Hari yang Efektif, Pastinya Bukan Rabu
Bawa Ekonomi Kreatif Indonesia ke Dunia, Menteri Ekraf: Irlandia Mitra yang Tepat
Kisah Polisi Jujur di Meja Tanpa Laci, Angkat Pesan Anti-Korupsi
Gubernur Banten Andra Soni Dorong Peran Diaspora Jadi Mitra Strategis Pembangunan Banten
Gubernur Banten Ajak Diaspora Bangun Ekonomi dan Kurangi Kesenjangan Wilayah
Kementerian Ekraf Nilai Ekonomi Kreatif Berbasis Data Punya Pertumbuhan Sangat Besar

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 12:08 WIB

Audiensi Kementerian Ekraf-Folago Bahas Peluang Monetisasi Kreator

Rabu, 1 April 2026 - 08:07 WIB

PHM Resmikan Operasional Platform WPN-7 di WK Mahakam, Produksi Gas Capai 20 MMSCFD

Selasa, 31 Maret 2026 - 08:37 WIB

Prof. Abdul Latif: Pendidikan dan Etika Jadi Fondasi Transformasi Profesi Advokat

Senin, 30 Maret 2026 - 15:09 WIB

WFH bagi ASN DKI Masih Cari Hari yang Efektif, Pastinya Bukan Rabu

Senin, 30 Maret 2026 - 14:43 WIB

Bawa Ekonomi Kreatif Indonesia ke Dunia, Menteri Ekraf: Irlandia Mitra yang Tepat

Berita Terbaru