ARI-BP dan GCSQP Teken Kesepakatan, Fokus pada Bantuan dan Solidaritas untuk Palestina

Jumat, 14 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Jakarta, Aliansi Rakyat Indonesia Bela Palestina (ARI-BP) dan Global Coallition for Support to Al-Quds and Palestine (GCSQP) melakukan penandatanganan Nota Kesepakatan bersama pada Jum’at (14/6/2024) di Jakarta.

Ketua Dewan Pengarah ARI-BP, Prof Din Syamsuddin mengatakan, kerja sama ini meliputi berbagai hal untuk memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Mulai dari membebaskan Masjid Al Aqsha, menyelamatkan Gaza dari genosida, serta mewujudkan kemerdekaan Palestina secara penuh dari penguasaan dan penjajahan Zionis Israel.

“Kerja sama ini meliputi berbagai bidang, baik yang berbentuk penyelenggaraan konferensi atau seminar, penyebarluasan literasi yang benar tentang perjuangan Palestina, maupun program dan berbagai aksi untuk mendukung kemerdekaan Palestina melalui jalur politik/diplomasi, ekonomi, dan budaya,” kata Prof Din dalam konferensi pers di Jakarta.

Selain itu, kedua belah pihak juga saling menunjang dalam pertukaran informasi dan bekerja sama dalam mengarusutamakan simpati, solidaritas, serta dukungan terhadap Palestina di berbagai forum mancanegara.

Kerja sama tersebut bersifat universal dan berlanjut hingga terwujudnya Negara Palestina yang berdaulat, damai, adil, dan sejahtera.

Kerja sama ini diselenggarakan atas keinginan luhur menegakkan kemanusiaan dan membangun peradaban utama yang telah dirusak oleh Zionis Israel.

Prof Din juga menekankan bahwa masalah Palestina adalah masalah kemanusiaan yang telah menyatukan kita semua, tidak hanya umat Islam sedunia tapi juga kelompok kelompok lain dari umat agama lain.

Sementara itu, Wakil Ketua Pengarah ARI-BP, Hidayat Nur Wahid menambahkan pihaknya telah membuat satu resolusi yang disepakati oleh Amerika Serikat, yaitu dihentikannya perang sementara di Jalur Gaza.

ARI-BP juga mendukung sikap Pemerintah Indonesia yang siap mengirimkan pasukan dan bantuan kemanusiaan seperti dokter, rumah sakit termasuk relawan. “Tentu apa yang kami tanda tangani adalah sebuah upaya menegaskan sikap Indonesia sekaligus mengingatkan semua pihak di Indonesia agar konsisten dengan sikap yang diambilnya,” pungkasnya. (Denis)

Berita Terkait

Refleksi Nilai Rukun di Tengah Ancaman Konflik Sosial dan Premanisme
Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Tekankan Pentingnya Negara Melawan Premanisme
Kecelakaan Kerja di Dapur MBG Jadi Sorotan, KP MBG Minta Perlindungan Pekerja Diperkuat
Abdul Aziz Adwani Kenang Perjuangan PKS Menghadirkan Sekolah Gratis
Menteri Ekraf Jajaki Kolaborasi Riot Games untuk Ekosistem “Esports” Indonesia
Papua dalam Simbol dan Kenyataan: Ketika Kritik Dibungkam Algoritma
ISTAF World Cup 2026: Timnas Sepak Takraw Indonesia Siap Buktikan Kebangkitan di Level Dunia
Kemnaker Fokus Tingkatkan Kompetensi dan Perlindungan Tenaga Kerja di 2026

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 09:36 WIB

Refleksi Nilai Rukun di Tengah Ancaman Konflik Sosial dan Premanisme

Senin, 18 Mei 2026 - 09:24 WIB

Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian Tekankan Pentingnya Negara Melawan Premanisme

Senin, 18 Mei 2026 - 08:18 WIB

Kecelakaan Kerja di Dapur MBG Jadi Sorotan, KP MBG Minta Perlindungan Pekerja Diperkuat

Senin, 18 Mei 2026 - 08:03 WIB

Abdul Aziz Adwani Kenang Perjuangan PKS Menghadirkan Sekolah Gratis

Jumat, 15 Mei 2026 - 08:32 WIB

Menteri Ekraf Jajaki Kolaborasi Riot Games untuk Ekosistem “Esports” Indonesia

Berita Terbaru