Angka Prevalensi Tinggi, Mendagri Minta Pemda se-Tanah Papua Fokus Tangani Stunting

Sabtu, 16 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM – Sorong, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) se-Tanah Papua untuk fokus menyelesaikan persoalan stunting. Berdasarkan data yang dikantonginya, tingkat prevalensi stunting di Provinsi Papua pada 2022 yakni sebesar 34 persen, sedangkan di Provinsi Papua Barat sebesar 30 persen.

“[Tingkat] prevalensi [stunting] tahun 2022, Papua itu nomor 3, Papua Barat nomor 5 [tertinggi] se-Indonesia,” katanya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Akhir Tahun 2023 Pembangunan Papua di Gedung Wali Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (16/12/2023).

Dalam kesempatan itu, Mendagri kembali mengingatkan bahwa pemerintah telah menargetkan prevalensi stunting pada 2024 dapat diturunkan menjadi 14 persen. Untuk itu, ia mengimbau kepala daerah bekerja keras agar dapat mencapai target tersebut.

“Tolonglah, jangan disepelekan betul karena ini masalah sumber daya manusia (SDM), dan suatu negara yang maju bukan semata-mata karena sumber daya alam, tapi juga SDM yang hebat,” tegasnya.

Ia bersyukur Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Namun, kata dia, hal itu belum cukup untuk membuat lompatan ke depan untuk menjadi negara maju. Menurutnya, kualitas SDM perlu diperhatikan dengan baik karena merupakan faktor yang menentukan kemajuan bangsa ke depan.

“Singapura tidak punya sumber daya alam apa-apa, tapi mengandalkan SDM. Jadi suatu negara atau daerah bisa melompat kalau seandainya SDM-nya hebat, unggul, sehat, terdidik, terlatih, plus ditambah lagi dengan sumber daya alamnya melimpah, ya sudah itu harusnya maju,” imbuhnya.

Adapun untuk mewujudkan SDM yang berkualitas tersebut, kata dia, kuncinya adalah generasi yang lahir ke depan haruslah sehat, cerdas, dan terdidik. Karena itu, Mendagri meminta pemerintah daerah untuk memperhatikan kualitas gizi ibu hamil dan bayi dengan usia di bawah dua tahun.

Apabila tidak ditangani dengan baik, dikhawatirkan stunting dapat menyebabkan permasalahan yang kompleks ke depan. Mendagri pun khawatir di masa depan Indonesia akan kekurangan tenaga kerja yang unggul.

“Kekurangan gizi mengakibatkan pertumbuhan otak dan badan kurang bagus, dan itu akan susah menjadi tenaga kerja yang unggul,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mendagri menambahkan, pemda semestinya dapat mengatasi persoalan stunting dengan optimal, terutama bagi daerah-daerah yang berada di pesisir pantai. Sebab, asupan gizi ibu hamil dan anak-anak dapat dipenuhi melalui konsumsi ikan dan telur, yang notabene melimpah di daerah tersebut.

“Kalau daerah pantai itu kan penghasil ikan, semua anak-anak dikasih 1 potong ikan dan telur 1 butir itu sudah cukup,” tandasnya.(Wan)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Mendagri Tito Karnavian Pastikan Bantuan Pascabencana Disalurkan Bertahap
Mendagri: Tambahan Dana TKD Dapat Digunakan untuk Pemulihan dan Mitigasi Bencana
Mendagri Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf Serahkan Bantuan bagi Korban Bencana di Pidie Jaya
Pemerintah Pertimbangkan Penambahan Fasilitas Huntara untuk Tingkatkan Kenyamanan Pengungsi
Mendagri Tito Karnavian : Infrastruktur dan Layanan Dasar di Pidie Jaya Mulai Pulih Pascabencana
Revitalisasi 39 KUA di Jakarta, Kemenag dan Pemprov Percepat Pengalihan Aset
Pemerintah Targetkan Seluruh Pengungsi di Aceh, Sumut, dan Sumbar Pindah dari Tenda Sebelum Lebaran 2026
Penanganan Pengungsi Pascabencana Dipercepat, Mendagri Tito Karnavian Tinjau Huntara di Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Karnavian Pastikan Bantuan Pascabencana Disalurkan Bertahap

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:37 WIB

Mendagri: Tambahan Dana TKD Dapat Digunakan untuk Pemulihan dan Mitigasi Bencana

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:14 WIB

Mendagri Tito Karnavian dan Mensos Saifullah Yusuf Serahkan Bantuan bagi Korban Bencana di Pidie Jaya

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:03 WIB

Pemerintah Pertimbangkan Penambahan Fasilitas Huntara untuk Tingkatkan Kenyamanan Pengungsi

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:38 WIB

Mendagri Tito Karnavian : Infrastruktur dan Layanan Dasar di Pidie Jaya Mulai Pulih Pascabencana

Berita Terbaru