Andra Soni Dorong Sinergi Perguruan Pencak Silat dengan Pemerintah Daerah

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Gubernur Banten Andra Soni, dianugerahi Sabuk Kehormatan sebagai Pendekar Kehormatan oleh Pengurus Pusat Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia (SMI). Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan kontribusi nyata Andra Soni dalam upaya pengembangan serta pelestarian seni bela diri pencak silat.

​Prosesi penyerahan sabuk kehormatan tersebut dilaksanakan pada acara penutupan Training of Trainer (ToT) dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia yang berlangsung di Ballroom Hotel Marbella Anyer, Kabupaten Serang, Senin (29/12/2025).

​”Alhamdulillah, kita baru saja menutup kegiatan Training of Trainer dan Ujian Kenaikan Tingkat yang digelar oleh Satria Muda Indonesia,” ujar Andra Soni usai acara.

​Menurut Andra, SMI merupakan salah satu perguruan yang konsisten menjaga dan merawat warisan budaya pencak silat bersama perguruan-perguruan lainnya. Ia berharap momentum ini menjadi penyemangat bagi seluruh anggota perguruan.

​”Satria Muda Indonesia terus melestarikan pencak silat. Diharapkan para pelatih dan peserta didik dapat bersama-sama terus mengembangkan perguruan Satria Muda Indonesia,” tuturnya.

​Dalam kesempatan tersebut, Andra juga mengajak keluarga besar SMI, khususnya di Provinsi Banten, untuk mengambil peran aktif dalam mendukung program pemerintah daerah. Sinergi antara perguruan silat dan pemerintah dinilai penting untuk kemajuan wilayah.

​”Kita harap dukungan ini dapat diberikan kepada Pemprov Banten. Mari kita bersama-sama mengawal percepatan pembangunan di daerah,” imbuh Andra.

​Sementara itu, Ketua Harian Perguruan Pencak Silat Satria Muda Indonesia, Erizal Chaniago, menjelaskan bahwa kegiatan ToT dan UKT ini merupakan program pengurus pusat yang dilaksanakan secara nasional.

​”Program nasional ini kami bagi pelaksanaannya di beberapa lokasi. Untuk wilayah Banten, kegiatan diikuti sekitar 140 peserta yang berasal dari Banten, Jakarta, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan Lampung,” jelas Erizal.

​Erizal menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk konsolidasi organisasi serta sosialisasi regulasi terbaru. Hal ini penting untuk memastikan seluruh pelatih dan atlet memahami standar kompetisi yang berlaku.

​”Tujuannya untuk mengkonsolidasikan organisasi sekaligus menyosialisasikan peraturan-peraturan baru yang dikeluarkan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Supaya dalam menghadapi PON nanti, penerapan peraturan ini bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya.(Ls)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Kisruh Bupati–Wakil Bupati Lebak Disorot, Dinilai Kurang Kedewasaan Politik
Bapera Perkuat Peran Pemuda, Targetkan Struktur Hingga Tingkat RT pada 2027
TP PKK Banten Gelar Pembinaan Administrasi, Siapkan Lomba HKG PKK 2026
Kasus Jambret di Jalur Carita–Labuan Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap
Ketua DPRD Pandeglang Apresiasi Semangat Pembangunan Bupati dan Wakil Bupati
Tiga Pelaku Curanmor R4 Dibekuk, Salah Satunya Residivis
Wagub Banten Tekankan Kolaborasi untuk Dorong Pembangunan Pandeglang
Layanan Pengaduan QR Code, Wujud Transformasi Digital Polri di Banten

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:37 WIB

Kisruh Bupati–Wakil Bupati Lebak Disorot, Dinilai Kurang Kedewasaan Politik

Kamis, 2 April 2026 - 20:32 WIB

Bapera Perkuat Peran Pemuda, Targetkan Struktur Hingga Tingkat RT pada 2027

Kamis, 2 April 2026 - 16:28 WIB

TP PKK Banten Gelar Pembinaan Administrasi, Siapkan Lomba HKG PKK 2026

Kamis, 2 April 2026 - 12:40 WIB

Kasus Jambret di Jalur Carita–Labuan Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap

Rabu, 1 April 2026 - 19:42 WIB

Ketua DPRD Pandeglang Apresiasi Semangat Pembangunan Bupati dan Wakil Bupati

Berita Terbaru