“Mereka pasti agak berjuang mengendalikan emosi sepanjang pertandingan. Namun itu malam yang spesial untuk semua orang,” ujar Alexis, seperti dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Argentina (AFA), Sabtu.
Pertandingan itu menjadi tonggak penting bagi Kevin Mac Allister. Pada usia 28 tahun, bek yang merumput di klub Belgia Union St Gilloise itu akhirnya mencatatkan debut resmi bersama timnas Argentina. Ia masuk pada menit ke-59 menggantikan Giovanni Lo Celso, dan tampil selama sekitar 26 menit. Sang adik, Alexis (26 tahun), yang telah memperkuat Albiceleste sejak 2019, ditarik keluar pada menit ke-85.
Kehadiran dua Mac Allister di lapangan melengkapi kemenangan Argentina 2-0 melalui gol Lautaro Martínez pada menit ke-44 dan Lionel Messi pada menit ke-82.
Alexis menyebut penampilan sang kakak sebagai buah dari perjalanan panjang. “Saya tahu segala hal yang Kevin perjuangkan untuk berada di sini. Saya pikir ini adalah pekan yang positif dan itulah yang terpenting,” ujar gelandang Liverpool itu.
Bagi tim juara dunia, laga ini mungkin hanya satu dari rangkaian uji coba. Tetapi bagi keluarga Mac Allister, malam itu akan disimpan sebagai salah satu cerita paling berharga dalam sejarah sepak bola mereka.














