WFH Setiap Jumat, Kemenag Dorong ASN Bangun Budaya Kerja Adaptif dan Efisien

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama Nasaruddin Umar (Humas Kemenag)

Menteri Agama Nasaruddin Umar (Humas Kemenag)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama menyambut kebijakan kerja dari rumah (work from home/WFH) sebagai bagian dari transformasi budaya kerja menuju sistem yang lebih modern dan berkelanjutan.

Menurut Nasaruddin, kebijakan WFH yang mulai diterapkan setiap Jumat bukan sekadar perubahan lokasi kerja, melainkan langkah strategis pemerintah untuk membangun pola kerja yang lebih adaptif, efisien, dan berdampak tanpa mengurangi kualitas layanan publik.

“WFH bukan sekadar bekerja dari rumah, tetapi cara baru dalam bekerja yang lebih adaptif dan efisien, tanpa mengurangi kualitas pelayanan,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Kementerian Agama mulai memberlakukan WFH setiap Jumat sejak 10 April 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari implementasi Transformasi Budaya Kerja Baru yang telah diluncurkan pada 1 April 2026. Langkah tersebut ditempuh untuk merespons dinamika global sekaligus mendorong sistem kerja berbasis digital yang lebih produktif.

Nasaruddin menekankan, kehadiran layanan kepada masyarakat tidak boleh berkurang meski pola kerja berubah. Dengan dukungan teknologi, layanan diharapkan tetap mudah diakses, responsif, dan menjangkau kelompok yang paling membutuhkan.

“Di mana pun kita berada, layanan kepada umat harus tetap hadir, mudah diakses, dan berjalan dengan baik. Mari manfaatkan teknologi dan perkuat koordinasi,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama menjadikan kebijakan ini sebagai momentum membangun ritme kerja baru yang lebih seimbang dan bermakna.

“Kita sedang membangun cara kerja yang lebih bijak, seimbang, dan bernilai. Ini adalah awal dari transformasi bersama,” ujarnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Kamaruddin Amin menegaskan bahwa kebijakan WFH merupakan bagian dari transformasi budaya kerja yang tetap terukur dan terkendali. Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan dapat menekan beban biaya energi dan mobilitas pegawai.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa WFH bukan berarti bekerja secara fleksibel tanpa batas. ASN tetap diminta menjaga disiplin, profesionalisme, dan kesiapsiagaan selama jam kerja.

“WFH ini bukan Work From Anywhere. Pegawai tetap harus bekerja dari rumah dan dalam kondisi siaga,” tegas Kamaruddin. (ihd)

Berita Terkait

Gempa NTT, Mendagri Tito Pastikan Pemerintah Hadir dan Percepat Penanganan
Warga Pulau Palue Terdampak Gempa, Mendagri Salurkan Bantuan untuk Penuhi Kebutuhan
Hadir di Maumere, Mendagri Tito Beri Tali Asih bagi Ahli Waris Korban Gempa
Bima Arya Dorong Analis Kebijakan Turun ke Lapangan agar Rekomendasi Lebih Tepat
Penanganan Bencana di Maumere, Mendagri Tito Apresiasi Manajemen Posko Pemda Sikka
Dampak Gempa di Maumere, Mendagri Tito Tinjau Pelabuhan Laurentius Say
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penguatan Ketahanan Bencana dalam Momentum HUT ke-81 Kemendagri
Mendagri Tito Sampaikan Santunan Duka untuk Keluarga Korban Gempa Nangapanda

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:05 WIB

Gempa NTT, Mendagri Tito Pastikan Pemerintah Hadir dan Percepat Penanganan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:22 WIB

Warga Pulau Palue Terdampak Gempa, Mendagri Salurkan Bantuan untuk Penuhi Kebutuhan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Hadir di Maumere, Mendagri Tito Beri Tali Asih bagi Ahli Waris Korban Gempa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:05 WIB

Bima Arya Dorong Analis Kebijakan Turun ke Lapangan agar Rekomendasi Lebih Tepat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Penanganan Bencana di Maumere, Mendagri Tito Apresiasi Manajemen Posko Pemda Sikka

Berita Terbaru

Yogyakarta

‎DIY Gerak Cepat Bantu Mahasiswa NTT Terdampak Gempa

Kamis, 20 Agu 2026 - 14:04 WIB

Yogyakarta

Kejurda Catur DIY Bidik Persaingan Sengit 205 Atlet Muda

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:38 WIB