JENDELANUSANTARA.COM, Bekasi — DPRD Kota Bekasi membahas sejumlah isu strategis sektor kesehatan dalam rapat kerja bersama Dinas Kesehatan Kota Bekasi terkait penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, Senin (9/3/2026).
Rapat yang digelar di ruang Komisi IV DPRD Kota Bekasi itu dipimpin Wakil Ketua Komisi IV Wildan Fathurrahman, didampingi Sekretaris Komisi IV R. Eko Setyo Pramono, serta dihadiri para anggota dewan.
Dalam pemaparannya, Dinas Kesehatan Kota Bekasi menyoroti sejumlah agenda prioritas, antara lain percepatan penanganan stunting, peningkatan kelas rumah sakit, serta transformasi layanan kesehatan primer melalui program Integrasi Layanan Primer (ILP). Selain itu, penguatan sistem rujukan kegawatdaruratan melalui layanan PSC 119 juga menjadi perhatian.
Aspek pencegahan dan pengendalian penyakit turut menjadi fokus pembahasan, mencakup penanganan penyakit menular seperti tuberkulosis (TBC), polio, dan HIV/AIDS, serta upaya menekan angka penyakit tidak menular yang kian meningkat.
Di sisi infrastruktur layanan kesehatan, rapat juga mengulas rencana pembangunan dan relokasi sejumlah puskesmas. Setiap unit direncanakan menelan anggaran sekitar Rp6 miliar guna meningkatkan kualitas dan jangkauan pelayanan kesehatan masyarakat.
Komisi IV DPRD Kota Bekasi menekankan pentingnya agar seluruh program tersebut terintegrasi dalam RKPD 2027 secara terukur dan tepat sasaran, sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan derajat kesehatan warga. (ihd)














