PMI Yogyakarta Fokuskan Layanan Mudik di Markas PMI dan Terminal Giwangan

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, YOGYAKARTA — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Yogyakarta menyiapkan dua posko pelayanan kesehatan untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran. Posko tersebut ditempatkan di Markas PMI Kota Yogyakarta dan di kawasan Terminal Giwangan.

Kepala Bagian Pelayanan Markas PMI Kota Yogyakarta, Yuliko Pam Budi, mengatakan posko tersebut akan beroperasi dengan sistem tiga shift setiap hari. Pembagian waktu tugas meliputi shift pagi, siang, dan malam guna memastikan pelayanan tetap berjalan selama 24 jam.

Menurut Yuliko, secara keseluruhan terdapat sekitar 50 personel yang disiapkan untuk bertugas di dua posko tersebut. Namun, jumlah tersebut sebenarnya masih di bawah kebutuhan ideal yang diperkirakan mencapai sekitar 154 personel.

“Keterbatasan personel ini karena banyak relawan yang juga pulang kampung saat Lebaran. Meski begitu, kami tetap memaksimalkan 50 personel yang ada agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan,” ujarnya.

Personel yang terlibat berasal dari berbagai unsur relawan PMI, mulai dari Korps Sukarela (KSR), Tenaga Sukarela (TSR), hingga anggota Palang Merah Remaja (PMR). Khusus untuk PMR, keterlibatan mereka lebih difokuskan pada kegiatan di markas dan tidak sepenuhnya diterjunkan langsung ke lapangan.

Selain pelayanan di posko Lebaran, PMI Kota Yogyakarta juga akan terlibat dalam pengamanan sejumlah kegiatan masyarakat selama masa libur Hari Raya. Salah satunya adalah pengamanan tradisi budaya Grebeg Syawal yang digelar di kawasan Keraton Yogyakarta.

Dalam kegiatan tersebut, PMI akan menurunkan sekitar 20 personel yang dibantu relawan dari PMI kecamatan serta dukungan dari berbagai instansi lain seperti pramuka, dinas kesehatan, dan puskesmas. Secara keseluruhan, jumlah personel yang terlibat dalam pengamanan acara tersebut diperkirakan mencapai 80 hingga 90 orang.

Yuliko menjelaskan bahwa persiapan posko Lebaran telah dilakukan sejak jauh hari, mulai dari koordinasi dengan pengelola Terminal Giwangan hingga penyiapan personel yang akan bertugas.

Ia menambahkan, pembatasan jumlah posko dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan relawan agar pelayanan tetap berjalan optimal.

“Daripada memaksakan banyak posko tetapi personelnya tidak mencukupi, kami memilih fokus pada dua titik agar pelayanan bisa lebih maksimal,” katanya.

PMI Kota Yogyakarta juga mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tetap memperhatikan keselamatan selama perjalanan.

“Yang terpenting tetap menjaga keselamatan selama perjalanan, sehingga bisa sampai di tujuan dengan selamat dan berkumpul bersama keluarga,” ujarnya. (Aga)

Berita Terkait

Kodim 0707/Wonosobo Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat Lewat Berbagi Takjil
Dinkes Yogyakarta Perkuat Peran Saka Bakti Husada sebagai Agen Edukasi Kesehatan
Penyakit Campak Masih Berpotensi Menular, Dinkes Yogyakarta Ingatkan Pentingnya Vaksinasi
Sinergi Kampus dan Pemda, UWM Teken Kerja Sama Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi
Dokter RS Dr Soetarto Edukasi Prajurit Korem 072/Pamungkas tentang Pencegahan Penyakit Jantung
Program Mudik Asik PSI 2026 Bawa 1.600 Pemudik Pulang ke DIY dan Sekitarnya
Cegah Jebakan Pinjaman Online, Akademisi Edukasi Keuangan Syariah di Bantul
Festival Anak Shaleh hingga Late Night Sale, Jogja City Mall Ramaikan Ramadan 2026

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 20:32 WIB

Kodim 0707/Wonosobo Pererat Silaturahmi dengan Masyarakat Lewat Berbagi Takjil

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

PMI Yogyakarta Fokuskan Layanan Mudik di Markas PMI dan Terminal Giwangan

Senin, 16 Maret 2026 - 20:15 WIB

Dinkes Yogyakarta Perkuat Peran Saka Bakti Husada sebagai Agen Edukasi Kesehatan

Senin, 16 Maret 2026 - 14:14 WIB

Penyakit Campak Masih Berpotensi Menular, Dinkes Yogyakarta Ingatkan Pentingnya Vaksinasi

Senin, 16 Maret 2026 - 13:37 WIB

Sinergi Kampus dan Pemda, UWM Teken Kerja Sama Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi

Berita Terbaru