DPRD Dorong Kota Bekasi Miliki Universitas Negeri, Harapan Lama Warga Bumi Patriot

Senin, 16 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Bekasi Sarwin Edi Saputra (Dokpri)

Anggota DPRD Kota Bekasi Sarwin Edi Saputra (Dokpri)

JENDELANUSANTARA.COM, Bekasi —Di tengah pesatnya pembangunan Kota Bekasi, harapan hadirnya perguruan tinggi terus menggantung di benak banyak warga. Bagi sebagian keluarga, mimpi itu bukan sekadar soal prestise kota, melainkan juga tentang akses pendidikan tinggi yang lebih dekat dan terjangkau bagi generasi muda.

Harapan tersebut belum sepenuhnya menemukan jalan. Selain keterbatasan anggaran, pembangunan perguruan tinggi negeri juga menghadapi persoalan klasik yang kerap menyertai pertumbuhan kota — ketersediaan lahan serta penentuan lokasi yang tepat.

Pemerintah Kota Bekasi bersama DPRD sebenarnya telah menetapkan arah pembangunan daerah melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 sebesar Rp6,7 triliun. Anggaran yang disepakati dalam rapat paripurna DPRD pada 27 November 2025 itu diarahkan pada efisiensi belanja serta penguatan sektor infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan.

Namun, di tengah berbagai prioritas tersebut, pembangunan universitas negeri belum sepenuhnya menemukan ruang yang konkret.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, menilai salah satu tantangan utama adalah ketersediaan lahan yang memadai. Kota yang terus berkembang ini menyisakan sedikit ruang kosong untuk pembangunan fasilitas skala besar seperti kampus negeri.

Meski demikian, peluang tetap terbuka. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pemanfaatan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) yang tersedia di sejumlah kawasan.

“Fasos-fasum yang ada bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan, termasuk pembangunan perguruan tinggi negeri,” ujar Sarwin.

Beberapa kawasan strategis bahkan mulai disebut dalam wacana pengembangan tersebut. Area di sekitar Gedung DPRD Kota Bekasi maupun kawasan Summarecon Bekasi dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi pusat pendidikan tinggi.

Bagi Sarwin, kehadiran universitas negeri di Bekasi bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Kampus negeri, menurut dia, dapat menjadi penggerak peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi warga.

Ia menegaskan, DPRD Kota Bekasi akan terus mengawal pembahasan tersebut melalui forum parlemen daerah. Harapannya, suatu hari nanti anak-anak Bekasi tak lagi harus pergi jauh ke kota lain untuk menempuh pendidikan tinggi.

“Kita ingin Bekasi memiliki universitas negeri sendiri,” ujarnya, “agar generasi muda Bekasi dapat belajar dan berkembang di kotanya sendiri.” (ihd)

Berita Terkait

Dinkes Kota Bekasi Imbau Warga Waspada Tren Influenza A Meski Belum Ada Laporan Kasus
Meski Bekasi Masih Nihil, Jangan Lengah! Ini Cara Efektif Cegah Tren Influenza A
Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Bekasi dan BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan
Perubahan Penlok PTSL Jadi 14 Kelurahan, GPN 08 Desak Penjelasan BPN Kota Bekasi
Pemkot Bekasi Tuntaskan Pengalihan Aset dan Wilayah Layanan Air Minum ke Tirta Patriot
Peletakan Batu Pertama Gereja St. Ignatius Jadi Simbol Komitmen Wali Kota Jaga Kerukunan
Tri Adhianto Turun Langsung Pantau MPLS, Dorong Sekolah Ciptakan Lingkungan Aman dan Menyenangkan
Polres Metro Bekasi Kota dan Pemkot Bekasi Gelar Doa Bersama untuk Indonesia di HUT Bhayangkara ke-80

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:56 WIB

Dinkes Kota Bekasi Imbau Warga Waspada Tren Influenza A Meski Belum Ada Laporan Kasus

Senin, 21 September 2026 - 09:52 WIB

Meski Bekasi Masih Nihil, Jangan Lengah! Ini Cara Efektif Cegah Tren Influenza A

Rabu, 9 September 2026 - 16:40 WIB

Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Pemkot Bekasi dan BPN Perkuat Integrasi Data Pertanahan

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:30 WIB

Perubahan Penlok PTSL Jadi 14 Kelurahan, GPN 08 Desak Penjelasan BPN Kota Bekasi

Senin, 20 Juli 2026 - 16:14 WIB

Pemkot Bekasi Tuntaskan Pengalihan Aset dan Wilayah Layanan Air Minum ke Tirta Patriot

Berita Terbaru

Sebanyak 88 perwira tinggi dan menengah dimutasi, termasuk 14 pejabat utama Mabes Polri dan 19 kepala kepolisian daerah. (Jennus)

HUKUM

Geser Dulu 88 Perwira Polri, Cara Suyudi Konsolidasi

Minggu, 4 Okt 2026 - 16:19 WIB