Pemprov Banten Respons Cepat Kasus Anak Putus Sekolah di Kota Tangerang

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Tanggerang – Gubernur Banten Andra Soni menginstruksikan seluruh jajaran aparat pemerintah untuk lebih peka serta memperhatikan kondisi warga di wilayah masing-masing. Langkah proaktif ini dinilai krusial guna memastikan persoalan layanan publik dan hak-hak dasar masyarakat dapat tertangani secara cepat dan tepat sasaran.

​Hal tersebut ditegaskan Gubernur seusai mengunjungi kediaman Agista Saputri (10), seorang anak putus sekolah yang berdomisili di Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, pada Selasa (17/2/2026).

​Kepedulian Terhadap Anak Putus Sekolah

​Agista, yang memiliki bakat luar biasa di bidang seni lukis, terpaksa berhenti sekolah karena keterbatasan ekonomi keluarga. Di usia belia, ia harus berkeliling menjajakan hasil lukisannya di kawasan Pasar Lembang untuk membantu orang tuanya. Ayah Agista, Roni Hidayatna (45), bekerja sebagai pemulung dengan penghasilan sekitar Rp350.000 per minggu untuk menghidupi keluarga di hunian semipermanen berukuran 4 \times 4 meter.

​Melihat kondisi tersebut, Gubernur Andra Soni memberikan jaminan agar Agista dan kakaknya, Indah Ayu Safitri (15), dapat kembali mengenyam bangku pendidikan.

​”Pemerintah telah menyiapkan fasilitas melalui Sekolah Rakyat (SR). Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, akses pendidikan bagi anak-anak kurang mampu terus diperluas. Kami pastikan Agista dan kakaknya kembali sekolah,” tegas Andra Soni.

​Mandat Pelayanan Publik dan Administrasi

​Selain sektor pendidikan, Gubernur juga menyoroti pentingnya kelengkapan dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk). Beliau langsung menginstruksikan aparat kecamatan dan kelurahan setempat untuk segera menuntaskan kendala administrasi yang dialami keluarga tersebut.

​Gubernur menekankan bahwa persoalan yang dialami Agista merupakan cerminan dari kemungkinan adanya kasus serupa di wilayah lain. Oleh karena itu, ia meminta para pejabat kewilayahan untuk lebih sering turun ke lapangan (“blusukan”) guna melakukan pengecekan faktual terhadap kondisi warganya.

​”Jika ditemukan persoalan serupa, segera koordinasikan dan selesaikan. Jangan memandang asal daerah mana pun, selama mereka adalah Warga Negara Indonesia (WNI), kita memiliki kewajiban untuk membantu,” pungkasnya.

​Apresiasi dari Keluarga

​Roni Hidayatna menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran serta kepedulian Gubernur Banten. Baginya, kunjungan ini memberikan harapan baru bagi masa depan putra-putrinya.

​”Tadi diarahkan agar anak-anak sekolah lagi di SR. Proses administrasinya juga sedang diurus oleh petugas. Kami sangat berterima kasih atas perhatian Bapak Gubernur Andra Soni,” ujar Roni.(Ls)

Sumber : Adpim

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun, Polri Perkuat Peran sebagai Problem Solver
Kapolri: Sinergi Buruh dan Pengusaha Kunci Hadapi Tantangan Global
Wagub Banten Pastikan Kemudahan Investasi, Dorong Hubungan Industrial Kondusif
Pemkab Pandeglang Laksanakan Bakti Sosial Kesehatan di Sejumlah Kecamatan
Efisiensi Anggaran Rp200 Miliar, Pemprov Banten Fokus Program Berdampak Langsung
KemenHAM Banten Mulai Verifikasi Data Korban Pelanggaran HAM Berat
Penanaman Jagung di Lahan 1 Hektare, Polda Banten Salurkan Bantuan Sarana Pertanian
Atlet Kurash Asal Tangerang Raih Perak Dunia, Mantapkan Persiapan Menuju Asian Games

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 13:52 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun, Polri Perkuat Peran sebagai Problem Solver

Rabu, 15 April 2026 - 09:16 WIB

Kapolri: Sinergi Buruh dan Pengusaha Kunci Hadapi Tantangan Global

Rabu, 15 April 2026 - 09:07 WIB

Wagub Banten Pastikan Kemudahan Investasi, Dorong Hubungan Industrial Kondusif

Selasa, 14 April 2026 - 19:24 WIB

Pemkab Pandeglang Laksanakan Bakti Sosial Kesehatan di Sejumlah Kecamatan

Selasa, 14 April 2026 - 14:59 WIB

Efisiensi Anggaran Rp200 Miliar, Pemprov Banten Fokus Program Berdampak Langsung

Berita Terbaru