PAUD Jadi Prioritas, Bunda PAUD Banten Pastikan Anak Siap Masuk Pendidikan Dasar

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Banten – Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tinawati Andra Soni mengatakan, pendidikan untuk anak di PAUD menjadi dasar pembentukan karakter. Termasuk untuk mendukung anak menjalani program wajib belajar 13 tahun.

“Wajib Belajar 13 Tahun adalah bentuk komitmen kita untuk memberikan kesempatan belajar seluas-luasnya bagi anak-anak Indonesia, termasuk di Provinsi Banten. Pendidikan PAUD adalah fondasi yang tidak boleh diabaikan, karena di sanalah pembentukan karakter dan kemampuan dasar anak dimulai,” ujar Tinawati di Gedung PKK Provinsi Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Jumat (13/2/2026).

Gagasan ini disampaikan Tinawati saat audiensi dengan Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sebagai Bunda PAUD, Tinawati mendorong agar anak-anak usia 5–6 tahun mendapat akses PAUD sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan dasar.

“Program PAUD harus menjadi prioritas. Pendidikan karakter, stimulasi motorik, dan kebiasaan belajar yang sehat harus dibentuk sejak dini. Anak-anak kita harus siap menghadapi jenjang pendidikan berikutnya dengan bekal yang kuat,” katanya.

Sementara itu Kepala BPMP Provinsi Banten, Aria Ahmad mengatakan Bunda PAUD merupakan mitra strategis dari Kemedikdasmen dalam rangka mendukung program prioritas wajib belajar 13 tahun, khususnya 1 tahun prasekolah (PAUD).

“Harapannya kita bisa bersama-sama menghadirkan pendidikan bermutu untuk semua, khususnya pendidikan anak usia dini yang bermutu untuk semua,” paparnya.

Aria mengatakan, kiprah dari Bunda PAUD Tinawati juga sangat luar biasa khususnya dalam kerja sama dengan dengan pemerintah pusat. Apalagi, komitmennya dalam memberikan perhatian pada pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP dan SMA termasuk sekolah khusus.

BPMP Provinsi Banten akan melakukan kolaborasi dengan Bunda PAUD yang juga Ketua Tim Penggerak (TP) PKK. Kolaborasi ini untuk membangun sosialisasi, advokasi dan implementasi program pendidikan anak tercapai hingga tingkat desa dan kelurahan.

“Program ini bisa kita kawal sama-sama, kita pastikan supaya selaras dengan kebijakan Kemendikdasmen yang kita usung dan didorong tadi seperti saya sampaikan khususnya bagaimana kita memastikan wajib belajar 13 tahun dan juga 1 tahun prasekolah,” katanya.(Ls)

Sumber : Adpim

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun, Polri Perkuat Peran sebagai Problem Solver
Kapolri: Sinergi Buruh dan Pengusaha Kunci Hadapi Tantangan Global
Wagub Banten Pastikan Kemudahan Investasi, Dorong Hubungan Industrial Kondusif
Pemkab Pandeglang Laksanakan Bakti Sosial Kesehatan di Sejumlah Kecamatan
Efisiensi Anggaran Rp200 Miliar, Pemprov Banten Fokus Program Berdampak Langsung
KemenHAM Banten Mulai Verifikasi Data Korban Pelanggaran HAM Berat
Penanaman Jagung di Lahan 1 Hektare, Polda Banten Salurkan Bantuan Sarana Pertanian
Atlet Kurash Asal Tangerang Raih Perak Dunia, Mantapkan Persiapan Menuju Asian Games

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:16 WIB

Kapolri: Sinergi Buruh dan Pengusaha Kunci Hadapi Tantangan Global

Rabu, 15 April 2026 - 09:07 WIB

Wagub Banten Pastikan Kemudahan Investasi, Dorong Hubungan Industrial Kondusif

Selasa, 14 April 2026 - 19:24 WIB

Pemkab Pandeglang Laksanakan Bakti Sosial Kesehatan di Sejumlah Kecamatan

Selasa, 14 April 2026 - 14:59 WIB

Efisiensi Anggaran Rp200 Miliar, Pemprov Banten Fokus Program Berdampak Langsung

Selasa, 14 April 2026 - 11:27 WIB

KemenHAM Banten Mulai Verifikasi Data Korban Pelanggaran HAM Berat

Berita Terbaru