Mendagri Lepas Taruna Akademi untuk Percepatan Rehabilitasi Pascabencana di Aceh Tamiang

Jumat, 23 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Aceh Tamiang – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian melepas taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Akademi Militer (Akmil), dan Universitas Pertahanan (Unhan) yang akan ditugaskan membantu percepatan penanganan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang. Apel pelepasan berlangsung di Yonif 111 Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (23/1/2026).

Dalam sambutannya, Tito menekankan bahwa tugas yang akan dijalani para taruna banyak berkaitan dengan pekerjaan fisik mengingat kondisi pascabencana yang masih dipenuhi lumpur. Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama bertugas.

“Rumah-rumah masyarakat karena lumpurnya masuk, begitu panas seperti ini mengeras, maka senjata peperangan syaratnya nomor 1, kita bermain fisik,” ujarnya.

Ia mengingatkan para taruna agar tidak memberatkan masyarakat maupun pemerintah daerah (Pemda) setempat selama bertugas. Penugasan para taruna adalah untuk membantu mereka, bukan malah menyusahkannya.

“Kita mengulurkan tangan, bukan menengadahkan tangan,” jelasnya.

Selain membantu masyarakat secara langsung, Tito mengingatkan agar kehadiran para taruna juga dapat menggerakkan roda perekonomian daerah yang sempat terhenti akibat bencana. Ia mengimbau agar kebutuhan selama bertugas dipenuhi dengan berbelanja di daerah setempat sehingga terjadi perputaran ekonomi.

Lebih lanjut, Tito menilai penugasan ini sebagai praktik nyata dari ilmu yang telah diterima para taruna di akademi. Menurutnya, pengalaman di lapangan akan menjadi pembelajaran berharga sekaligus catatan sejarah pribadi bagi setiap taruna.

“Adik-adik, ini adalah praktik dari pelajaran yang diterima di akademi yang sesungguhnya, riil di lapangan,” ujarnya.

Tito juga menyampaikan pesan moral agar para taruna memaknai tugas ini dengan penuh keikhlasan dan keyakinan bahwa selalu ada hikmah di balik kesulitan.

“Di balik sesuatu yang sulit, pasti ada hikmahnya. Ini kerjaan yang berat, tapi saya yakin akan memberikan hikmah dan menjadi sejarah pribadi personal dari tiap-tiap adik-adik,” tuturnya.

Tito berharap kehadiran para taruna dapat memberikan citra positif bagi masyarakat Aceh dan jasa mereka akan selalu dikenang.

“Selamat bertugas, semoga semuanya dapat melaksanakan tugas dengan lancar, sehat semuanya, dan bisa kembali ke akademi masing-masing semuanya dalam keadaan sehat dan sempurna,” ujarnya. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun
WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif
Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA
Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum
Warga Pante Geulima Bangkit, Pembersihan Lingkungan Dilakukan Bertahap
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja
Integrasi Madrasah hingga Kampus, Kemenag Perkuat Ekosistem UIII di Depok
Pemulihan Pascabencana Sumatera Tunjukkan Kekuatan Gotong Royong Nasional

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 16:30 WIB

WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif

Kamis, 2 April 2026 - 21:32 WIB

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA

Kamis, 2 April 2026 - 20:19 WIB

Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum

Kamis, 2 April 2026 - 13:56 WIB

Warga Pante Geulima Bangkit, Pembersihan Lingkungan Dilakukan Bertahap

Kamis, 2 April 2026 - 12:30 WIB

Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja

Berita Terbaru