Rapat Koordinasi Kemendagri Bahas Percepatan Bantuan Pascabencana Wilayah Sumatra

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir mendorong percepatan penyaluran bantuan pascabencana bagi masyarakat terdampak di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Upaya ini dilakukan agar bantuan dapat segera diterima secara tepat sasaran serta mendorong pemulihan kehidupan masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Pascabencana Wilayah Sumatra di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (20/1/2026).

Tomsi menegaskan bahwa percepatan penyaluran bantuan harus dilakukan secara cepat namun tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, khususnya melalui validasi data penerima. Validasi diperlukan untuk memastikan bantuan negara hanya diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak.

“Pagi hari ini kita melaksanakan rapat koordinasi dalam rangka melaksanakan percepatan untuk pembagian keuangan bagi pengungsi,” ujar Tomsi.

Ia menjelaskan, bantuan yang akan disalurkan meliputi dana rehabilitasi rumah, bantuan peralatan rumah tangga, serta bantuan biaya hidup atau jaminan hidup. Namun demikian, Tomsi menekankan bahwa data penerima bantuan masih perlu diperbaiki dan divalidasi ulang karena ditemukan sejumlah ketidaksesuaian di lapangan.

Untuk itu, Tomsi meminta agar proses perbaikan dan validasi data segera diselesaikan secara bersama-sama oleh pemerintah daerah (Pemda) dan unsur terkait. Hasil validasi selanjutnya akan ditandatangani oleh bupati atau wali kota serta oleh Kapolres dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) setempat sebagai bentuk penguatan akuntabilitas.

“Kita butuh cepat, tetapi juga harus hati-hati. Kalau sampai orang yang tidak berhak dapat (menerima bantuan), [karena] ini uang negara tentunya ada aturannya,” tegas Tomsi.

Dalam rapat tersebut, Tomsi juga menekankan pentingnya kesiapan mekanisme penyaluran bantuan, termasuk koordinasi dengan perbankan. Khusus di Provinsi Aceh, penyaluran bantuan dilakukan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI), sehingga diperlukan koordinasi yang matang agar proses penyaluran berjalan lancar dan tepat waktu.

Selain itu, ia mengingatkan agar pemberian bantuan benar-benar mendorong masyarakat kembali ke rumah masing-masing sehingga aktivitas sosial dan ekonomi di daerah terdampak dapat segera pulih. “[Jangan sampai] dia sudah dapat uang rehab [rumah], uang perabotan, sudah dapat uang makan dia enggak pulang lagi ke rumahnya, iya kan? Tetap di pengungsian,” katanya.

Tomsi menjelaskan, bantuan jatah hidup diberikan sebesar Rp15.000 per orang per hari dan disalurkan selama tiga bulan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa pemulihan sekaligus mempercepat pengurangan jumlah pengungsi.

“Harapan kita [usaha ini], untuk mempercepat pengembalian ini (penyaluran bantuan) supaya mengurangi jumlah pengungsi dan kembali menghidupkan kota, kabupaten, kecamatan atau desa,” tandasnya.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Ajang Bersejarah di Banten: 963 Pecatur Siap Rebut Gelar Juara pada Kejurnas Catur 2026
Kemendagri Dorong Penguatan Peran Karang Taruna sebagai Penggerak Pembangunan Nasional
Hadiri Rakornas TPAKD, Mendagri Pastikan Bantuan Apresiasi Pemda TA 2027 Tetap Ada
Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Ekosistem Ekonomi Berbasis Potensi Daerah
Sekjen Kemendagri Minta Pemda Susun Aturan yang Permudah Pelayanan dan Tak Bebani Masyarakat
Hadiri Sidang Kabinet Paripurna, Mendagri Tito Simak Arahan Presiden soal Pentingnya Kekompakan
Ketua Umum TP Posyandu Tekankan Apresiasi Bagi Kader dan Pelindungan Perempuan-Anak
Wamendagri Bima Arya Minta Daerah Selaraskan Pertumbuhan Ekonomi dan Kelestarian Lingkungan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:49 WIB

Ajang Bersejarah di Banten: 963 Pecatur Siap Rebut Gelar Juara pada Kejurnas Catur 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:20 WIB

Kemendagri Dorong Penguatan Peran Karang Taruna sebagai Penggerak Pembangunan Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:38 WIB

Hadiri Rakornas TPAKD, Mendagri Pastikan Bantuan Apresiasi Pemda TA 2027 Tetap Ada

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Ekosistem Ekonomi Berbasis Potensi Daerah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Sekjen Kemendagri Minta Pemda Susun Aturan yang Permudah Pelayanan dan Tak Bebani Masyarakat

Berita Terbaru

Yogyakarta

Bakpia Day ke-14 Yogyakarta Digelar Meriah

Sabtu, 24 Okt 2026 - 19:21 WIB