1.500 Sak Beras Disalurkan Patogar Indonesia untuk Masyarakat Tapsel Pascabencana

Kamis, 1 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Tapanuli Selatan, 1 Januari 2026 – Ketua Patogar Indonesia sekaligus Ketua Pemangku Adat Tabagsel, Daulat Raja Martua Parluatan Siregar, MH, menyalurkan bantuan sosial berupa 1.500 sak beras kepada masyarakat terdampak musibah di sejumlah wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara langsung bersama jajaran pengurus Patogar Indonesia dan unsur relawan, dengan menyasar beberapa titik terdampak, yakni Desa Simangumban, Aek Puli, serta kawasan Pengkolan Batu Jomba.

Dalam kegiatan itu, Parluatan Siregar turut didampingi tokoh adat, aparat TNI, serta relawan sosial. Bantuan disalurkan langsung ke rumah-rumah warga dan lokasi terdampak sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan pascabencana.

“Bantuan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian kami terhadap masyarakat Tabagsel yang sedang membutuhkan. Kami hadir tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga semangat dan kepedulian,” ujar Parluatan Siregar di sela-sela kegiatan.

Proses distribusi bantuan berlangsung selama beberapa hari, menggunakan armada truk dan kendaraan lapangan guna menjangkau wilayah-wilayah yang aksesnya cukup sulit, termasuk daerah perbukitan dan jalur rawan di sekitar Batu Jomba. Penyaluran bahkan dilakukan hingga malam hari demi memastikan bantuan tepat sasaran.

Adapun bantuan sosial tersebut bersumber dari donasi keluarga besar Patogar Indonesia yang tersebar di berbagai daerah, termasuk dukungan dari jaringan Patogar Indonesia di Jakarta hingga Papua.

Masyarakat penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kehadiran langsung Ketua Patogar Indonesia beserta rombongan. Menurut warga, bantuan beras tersebut sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari di tengah kondisi sulit yang mereka alami.

Kegiatan sosial ini sekaligus menegaskan komitmen Patogar Indonesia dan para pemangku adat Tabagsel untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat dan kemanusiaan. (*)

Berita Terkait

Gerindra Kritik Kinerja Pemko Binjai atas Capaian Pendapatan Daerah yang Menurun
Gerindra Terima Laporan Panjar Proyek Mantan Kadis Pertanian Binjai
MDMC Muhammadiyah Perkuat Respons Kemanusiaan melalui Pembangunan Hunian Darurat
Mendagri Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Wilayah Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan
Masjid, Kepemimpinan, dan Keteladanan Sunyi Ketua PWI Sumut
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Hilirisasi Gambir melalui Kerja Sama PalmCo–Universitas Andalas
PETI Gunakan Alat Berat di Rantobi, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
Warga Rantobi Pertanyakan Penegakan Hukum atas Tambang Ilegal di Batang Natal

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 10:18 WIB

Gerindra Kritik Kinerja Pemko Binjai atas Capaian Pendapatan Daerah yang Menurun

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:23 WIB

Gerindra Terima Laporan Panjar Proyek Mantan Kadis Pertanian Binjai

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:19 WIB

MDMC Muhammadiyah Perkuat Respons Kemanusiaan melalui Pembangunan Hunian Darurat

Kamis, 1 Januari 2026 - 21:05 WIB

1.500 Sak Beras Disalurkan Patogar Indonesia untuk Masyarakat Tapsel Pascabencana

Rabu, 31 Desember 2025 - 22:05 WIB

Mendagri Dampingi Presiden Prabowo Tinjau Wilayah Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan

Berita Terbaru

Nisya berpose dengan pakaian dan atribut pramugari yang nyaris sempurna di tempat yang seolah kabin pesawat. (Istimewa)

HUKUM

Kisah Getir Nisye, Pramugari Palsu yang Tertipu

Minggu, 11 Jan 2026 - 19:37 WIB