Tinjau CMBBS, Gubernur Banten Dorong Penguatan Kebijakan Sekolah Unggulan

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Serang – Gubernur Banten, Andra Soni, menekankan urgensi penataan kebijakan bagi sekolah unggulan agar memiliki status kekhususan yang jelas, berkeadilan, serta didukung infrastruktur dasar yang memadai.

​Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni saat melakukan peninjauan dan dialog lapangan di SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS), Jalan Raya Labuan–Pandeglang Km 03, Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Jumat (19/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin, serta Kepala SMAN CMBBS, Edi Supriyanto.

​Andra menjelaskan bahwa sejak kewenangan pengelolaan SMA berada di tingkat provinsi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah menjamin akses pendidikan menengah yang adil melalui program sekolah gratis. Kendati demikian, sekolah dengan konsep “unggulan” memerlukan perlakuan lebih spesifik untuk menjaga daya saing dan keistimewaannya.

​“Sekolah unggulan memang membutuhkan perlakuan lebih spesifik baik dari sisi kebijakan, kurikulum, maupun metode pembinaan. Semata-mata untuk mendukung anak-anak berprestasi di Banten semakin berdaya saing dan unggul,” tegas Andra.

​Menurut Andra, institusi pendidikan seperti CMBBS memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat pendidikan bagi peserta didik cerdas istimewa dan berbakat istimewa. Dengan penetapan status kekhususan, aspek pembiayaan, pengelolaan, serta pembinaan prestasi dapat dirancang secara lebih presisi dan berkelanjutan.

​Prioritas Perbaikan Infrastruktur Dasar

​Selain menyoroti aspek regulasi, Andra juga menjadikan aspek material seperti pemenuhan sarana prasarana umum maupun khusus penunjang pembelajaran sebagai prioritasnya.

​“Infrastruktur dasar harus menjadi prioritas. Kegiatan pendidikan akan berjalan lebih optimal apabila kebutuhan dasar, seperti air bersih dan fasilitas penunjang pembelajaran terpenuhi dengan lebih baik,” ujarnya.

​Sebagai tindak lanjut, Andra memastikan Pemprov Banten akan menyusun langkah kebijakan yang terarah. Langkah awal akan difokuskan pada penyelesaian sarana prasarana umum, seperti rehabilitasi aula, rumah dinas, dan laboratorium komputer.

​“Kuncinya adalah kesepakatan mengenai arah pengelolaan sekolah ini. Dengan perencanaan matang dan kebijakan tepat, sekolah unggulan di Banten dapat menjadi motor peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan,” pungkas Andra.

​Tantangan Regulasi

​Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin, sepakat bahwa regulasi afirmatif terhadap sekolah unggulan agar dapat lebih dispesifikasi. Hal ini dilakukan dalam rangka menjawab tantangan dunia yang kian hari semakin kompetitif. Sehingga, dibutuhkan dukungan secara holistik dan komprehensif agar pertumbuhan daya saing daerah melalui Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dapat segera terwujud.

​“Kebijakan agar sekolah unggulan memiliki kekhususan yang tegas ini juga mencakup pengelolaan sumber daya manusia, sistem insentif guru, serta pembinaan prestasi agar selaras dengan arahan Bapak Gubernur,” jelas Jamaluddin.

​Senada dengan itu, Kepala SMAN CMBBS, Edi Supriyanto, menyatakan pihaknya terus berupaya menjaga kualitas pembelajaran di tengah terpaan modernisasi dan digitalisasi yang memerlukan proses adaptasi lebih cepat.

​“Minat dan potensi siswa di CMBBS sangat tinggi, terbukti dengan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. Dukungan kebijakan, peningkatan kualitas infrastruktur, serta skema pembinaan yang berkelanjutan sangat kami butuhkan agar potensi tersebut berkembang optimal,” tutur Edi.(Ls)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Kisruh Bupati–Wakil Bupati Lebak Disorot, Dinilai Kurang Kedewasaan Politik
Bapera Perkuat Peran Pemuda, Targetkan Struktur Hingga Tingkat RT pada 2027
TP PKK Banten Gelar Pembinaan Administrasi, Siapkan Lomba HKG PKK 2026
Kasus Jambret di Jalur Carita–Labuan Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap
Ketua DPRD Pandeglang Apresiasi Semangat Pembangunan Bupati dan Wakil Bupati
Tiga Pelaku Curanmor R4 Dibekuk, Salah Satunya Residivis
Wagub Banten Tekankan Kolaborasi untuk Dorong Pembangunan Pandeglang
Layanan Pengaduan QR Code, Wujud Transformasi Digital Polri di Banten

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:37 WIB

Kisruh Bupati–Wakil Bupati Lebak Disorot, Dinilai Kurang Kedewasaan Politik

Kamis, 2 April 2026 - 20:32 WIB

Bapera Perkuat Peran Pemuda, Targetkan Struktur Hingga Tingkat RT pada 2027

Kamis, 2 April 2026 - 16:28 WIB

TP PKK Banten Gelar Pembinaan Administrasi, Siapkan Lomba HKG PKK 2026

Kamis, 2 April 2026 - 12:40 WIB

Kasus Jambret di Jalur Carita–Labuan Terungkap, Tiga Pelaku Ditangkap

Rabu, 1 April 2026 - 19:42 WIB

Ketua DPRD Pandeglang Apresiasi Semangat Pembangunan Bupati dan Wakil Bupati

Berita Terbaru