Dalam Pekan Budaya Papua 2025, Wamendagri Ingatkan Siswa Pentingnya Adab dan Ilmu

Jumat, 31 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JENDELANUSANTARA.COM, Bogor – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto berbicara soal dua kunci penting untuk meraih kesuksesan dalam hidup, yaitu ilmu dan adab. Hal ini ia sampaikan di hadapan para siswa dalam kegiatan Pekan Budaya Papua 2025 di Kampus Sekolah Anak Indonesia, Sentul, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/10/2025).

“Kalau ingin sukses, apa itu [kuncinya?] ilmu dan adab, sekali lagi ilmu dan adab,” katanya.

Bima menekankan ilmu memiliki peran besar dalam membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Ia mendorong para siswa untuk tidak berhenti menuntut ilmu dan tetap konsisten dalam belajar.

“Jadi Wakil Menteri Dalam Negeri itu karena saya sekolah, itu karena saya menimba ilmu. Jadi saya titip adik-adik, anak-anak yang sangat saya banggakan. Jangan putus sekolahmu, jangan lelah, jangan berhenti menimba ilmu karena itulah kunci sukses kalian,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Bima juga menceritakan kebiasannya sejak kecil yang gemar membaca dan belajar. Ketekunan itu, ujar dia, menjadi modal utama hingga dirinya dapat menempuh pendidikan tinggi sampai jenjang doktoral dan kini dipercaya menjadi Wamendagri.

Selain ilmu, Bima mengingatkan pentingnya adab atau akhlak. Menurutnya, kecerdasan saja tidak menjamin kesuksesan bila tidak dibarengi adab yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

“Adab itu adalah karakter. Percayalah, pintar saja tidak cukup untuk menjadi sukses,” tegasnya.

Ia menambahkan, adab yang baik akan membawa seseorang jauh dari tindakan tercela, termasuk korupsi. Orang yang santun, ramah, serta menghargai orang lain, lanjutnya, akan lebih mudah diterima di lingkungan sosial maupun profesional.

“Orang yang tidak terlalu pintar, biasa-biasa saja tapi baik, tapi santun, tapi ramah, tapi menghargai, dia akan diterima banyak orang, dan percayalah itu kunci suksesnya. Jadi adik-adik sekalian dua hal yang saya titipkan di sini,” imbuhnya.

Bima menilai Pekan Budaya Papua 2025 sebagai ruang belajar yang kaya bagi para siswa, bukan hanya soal kebudayaan, tetapi juga nilai karakter dan wawasan kebangsaan.

Menutup pesannya, ia mengundang para siswa untuk berkunjung ke Bumi Parawira, museum yang menampilkan perjalanan tokoh-tokoh inspiratif Kota Bogor dari masa ke masa. Menurutnya, kunjungan tersebut dapat menjadi sarana pembelajaran sejarah dan teladan kepemimpinan bagi generasi muda.

“Mudah-mudahan kalian bisa belajar banyak. Tapi saya, tidak bisa janji waktunya kapan, kita cari yang pas, waktunya kita cocokkan mungkin di akhir tahun ini atau mungkin di awal tahun,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pembina Yayasan Alirena Eng Go, Ketua Yayasan Alirena Yulia Allo Layuk, para kepala sekolah dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, serta para siswa Sekolah Anak Indonesia.(nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemulihan Pascabencana, Ribuan Hunian Sementara dan Tetap Terus Dibangun
WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif
Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA
Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum
Warga Pante Geulima Bangkit, Pembersihan Lingkungan Dilakukan Bertahap
Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja
Integrasi Madrasah hingga Kampus, Kemenag Perkuat Ekosistem UIII di Depok
Pemulihan Pascabencana Sumatera Tunjukkan Kekuatan Gotong Royong Nasional

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 16:30 WIB

WFH Jumat Berlaku, Layanan Publik Kemenag Tetap Optimal dan Inklusif

Kamis, 2 April 2026 - 21:32 WIB

Kebutuhan Penghulu 16.237, yang Ada 11.918: Kekurangan SDM Ancam Layanan KUA

Kamis, 2 April 2026 - 20:19 WIB

Satgas PRR Maksimalkan Kayu Hanyutan untuk Hunian Sementara dan Fasilitas Umum

Kamis, 2 April 2026 - 13:56 WIB

Warga Pante Geulima Bangkit, Pembersihan Lingkungan Dilakukan Bertahap

Kamis, 2 April 2026 - 12:30 WIB

Wamendagri Bima Arya Apresiasi Pemulihan Aceh Tamiang, Praja Diminta Tingkatkan Kinerja

Berita Terbaru