Festival Angkringan 2025: Inovasi Kuliner Lokal untuk Penguatan Ekonomi Kota Yogyakarta

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JENDELANUSANTARA.COM, Jogja – Puluhan angkringan ikut meramaikan Festival Angkringan Yogyakarta #3 di Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (PASTHY), Sabtu-Minggu (25-26/10/2025).
‎
‎Ajang tahunan yang digelar Pemerintah Kota Yogyakarta ini bukan sekadar kulineran, tapi juga upaya serius membangkitkan ekonomi wilayah selatan kota.
‎
‎Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, mengapresiasi langkah Dinas Perdagangan menggelar festival tersebut.
‎
‎Ia menilai, Yogyakarta bagian selatan memang perlu sentuhan khusus agar tak kalah hidup dibanding pusat kota.
‎
‎“Makanya kita berharap nanti ekonomi Yogyakarta akan kita geser ke selatan. Di sini sudah ada PASTHY, pasar burung, dan tanaman hias.
‎
‎Harapannya ke depan menjadi destinasi wisata religi dan pusat perdagangan,” kata Wawan saat membuka acara.
‎
‎Wawan juga menyinggung potensi kawasan sekitar yang dekat dengan pondok pesantren dan Masjid Pathok Negoro.
‎
‎Ia meminta Dinas Perdagangan mendata para pedagang serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusianya.
‎
‎“Kita ingin ekonomi rakyat di selatan ini tumbuh. SDM-nya juga harus naik kelas,” tegasnya.
‎
‎Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta, Veronica Ambar Ismuwardani, menjelaskan festival tahun ini diikuti sekitar 60 angkringan dan sejumlah tenan non-angkringan.
‎
‎“Dua kali sebelumnya di Pasar Ngasem dan sudah ramai sekali. Kita geser ke PASTHY supaya ketularan ramainya. Harapannya kunjungan meningkat dan pendapatan pedagang naik,” ujarnya.
‎
‎Veronica menegaskan, festival ini sudah menjadi agenda rutin Pemkot. Ia bahkan menyebut angkringan sebagai simbol khas Yogyakarta yang tak lekang oleh waktu.
‎
‎ “Angkringan itu ruang sosial. Di situ orang bisa berinteraksi tanpa sekat, tanpa pandang suku, agama, ras. Itu yang membuat Yogya istimewa dan selalu dirindukan,” jelasnya.
‎
‎Selain sajian kuliner, Festival Angkringan juga menampilkan hiburan rakyat, sembako murah, hingga baca tarot.
‎
‎Dalam kesempatan itu, Pemkot Yogyakarta juga meluncurkan layanan pembayaran retribusi parkir digital QRIS di Pasar Beringharjo dan PASTHY.

(waw)

Berita Terkait

Student Fair 2026, UMY Dorong Mahasiswa Bangun Jejaring dan Kembangkan Potensi
PMI Bantul Kirim Lima Personel Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, Bawa Misi Kemanusiaan
Hotel Crystal Lotus Yogyakarta Hadirkan Experience Baru, Crystal Grand Ballroom Kini Dilengkapi Videotron 4K
Wacana Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Akademisi UMY Soroti Risiko Suara Pemilih Terbuang
Pengawasan Kepala Daerah Dinilai Belum Seimbang di Tengah Dominasi Eksekutif
Dua Kepala Daerah Jadi Tersangka Dugaan Korupsi, Pakar UMY Soroti Titik Rawan Kewenangan
Habis Karhutla Terbitlah Sawit, Pakar UMY Ingatkan Risiko Alih Fungsi Kawasan Lindung
Kejaksaan Tinggi DIY Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi BUKP Tegalrejo, Kerugian Negara Rp2,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:18 WIB

Student Fair 2026, UMY Dorong Mahasiswa Bangun Jejaring dan Kembangkan Potensi

Rabu, 30 September 2026 - 12:51 WIB

PMI Bantul Kirim Lima Personel Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, Bawa Misi Kemanusiaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:50 WIB

Hotel Crystal Lotus Yogyakarta Hadirkan Experience Baru, Crystal Grand Ballroom Kini Dilengkapi Videotron 4K

Rabu, 30 September 2026 - 12:31 WIB

Wacana Parliamentary Threshold Naik 5 Persen, Akademisi UMY Soroti Risiko Suara Pemilih Terbuang

Rabu, 30 September 2026 - 11:39 WIB

Pengawasan Kepala Daerah Dinilai Belum Seimbang di Tengah Dominasi Eksekutif

Berita Terbaru