Istana Ungkap Isi Pertemuan Prabowo dan Jokowi di Kertanegara

Minggu, 5 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberi keterangan di Jakarta, Minggu (28/9/2025) malam. (CNN Indonesia)

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memberi keterangan di Jakarta, Minggu (28/9/2025) malam. (CNN Indonesia)

JENDELANUSANTARA.COM, Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Ke-7 Joko Widodo bertemu dalam suasana akrab di kediaman pribadi Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, Sabtu (4/10/2025). Pertemuan yang berlangsung selama lebih dari dua jam itu membahas sejumlah persoalan kebangsaan dan arah pembangunan ke depan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, yang juga juru bicara Presiden, mengatakan pertemuan tersebut berlangsung santai dan penuh keakraban. “Yang pertama memang silaturahmi antara dua pemimpin, Presiden Ke-7 dan Presiden Ke-8. Kalau Pak Prabowo berkesempatan ke Jawa Tengah, beliau yang sowan atau mampir ke kediaman Pak Jokowi. Kebetulan kali ini Pak Jokowi ada di Jakarta, jadi sudah janjian bertemu saat makan siang,” ujar Prasetyo saat ditemui di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Minggu (5/10), selepas acara peringatan HUT Ke-80 TNI.

Prasetyo menambahkan, dalam pertemuan tersebut Jokowi juga menyampaikan sejumlah masukan kepada Prabowo, meski ia enggan merinci isi pembicaraan tersebut. “Tentu banyak hal yang dipercakapkan mengenai masalah-masalah kebangsaan, termasuk masukan untuk langkah ke depan seperti apa. Kurang lebih dua jam mereka berbincang,” katanya.

Pertemuan yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu diawali dengan makan siang bersama sebelum dilanjutkan dengan pertemuan empat mata. Seusai bertemu Jokowi, Presiden Prabowo melanjutkan kegiatan dengan menerima sejumlah tokoh bangsa di tempat yang sama. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo didampingi oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menyambut baik pertemuan dua tokoh tersebut. “Bagus kalau Presiden dan mantan presiden bertemu, pemimpin harus guyub,” kata Luhut saat ditemui di Monas.

Meskipun tidak mengetahui secara pasti isi pembicaraan antara keduanya, Luhut yakin pertemuan tersebut membawa dampak positif bagi bangsa. “Saya pikir mereka berdua pemimpin dan mantan pemimpin. Pasti ada hal penting yang dibicarakan. Kita doakan semua kompak,” ujarnya.

Pertemuan antara Prabowo dan Jokowi ini menjadi salah satu momen penting di awal masa pemerintahan Prabowo Subianto, yang menandai kesinambungan komunikasi antar-pemimpin nasional dalam menjaga stabilitas dan arah kebijakan negara. (ihd)

Berita Terkait

Kemenag dan KPAI Kerja Sama Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan
Satgas PRR Usulkan Kenaikan Bantuan Renovasi Rumah, Ini Alasannya
Putus Rantai Kemiskinan, Menko AHY Dorong Optimalisasi Sekolah Rakyat Terintegrasi
Rakernas XVIII APEKSI Dorong Transformasi Kota melalui 10 Rekomendasi Strategis
Wamendagri Bima Arya: Karnaval Budaya Nusantara Perkuat Persatuan dan Sinergi Kota di Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Kepala Daerah Perkuat Integritas dan Tata Kelola Pemerintahan
Pemerintah Dorong Sektor Kelautan untuk Menopang Ketahanan Pangan Nasional
Raih Penghargaan PBB, Siskeudes Didorong Tingkatkan Akuntabilitas Keuangan Desa

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 18:04 WIB

Kemenag dan KPAI Kerja Sama Pemenuhan Hak Anak dan Perlindungan

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:34 WIB

Satgas PRR Usulkan Kenaikan Bantuan Renovasi Rumah, Ini Alasannya

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:54 WIB

Putus Rantai Kemiskinan, Menko AHY Dorong Optimalisasi Sekolah Rakyat Terintegrasi

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:35 WIB

Rakernas XVIII APEKSI Dorong Transformasi Kota melalui 10 Rekomendasi Strategis

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:45 WIB

Wamendagri Bima Arya: Karnaval Budaya Nusantara Perkuat Persatuan dan Sinergi Kota di Indonesia

Berita Terbaru